Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Suap Hakim Demi Ibunda, Politikus Golkar: Niat Saya Baik
    News

    Suap Hakim Demi Ibunda, Politikus Golkar: Niat Saya Baik

    October 8, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Suap Hakim Demi Ibunda, Politikus Golkar: Niat Saya Baik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Suap Hakim Demi Ibunda, Politikus Golkar: Niat Saya Baik

    Sudiwardono dijanjikan uang senilai SGD100 ribu atau setara Rp 1 miliar ‎oleh Anggota Komisi XI DPR fraksi Golkar, Aditya Anugrah Moha

    Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar, Aditya Anugerah Mora mengakui menyuap Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara Sudiwardono. Suap itu dilakukan agar ibunda Aditya, Marlina Moha Siahaan lolos jeratan hukum kasus dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemrintah Desa (TPAD).

    “Saya berjuang, Saya berusaha maksimal demi nama seorang ibu,” ungkap Aditya yang mengenakan rompi tahanan KPK saat digelandang ke mobil tahanan, di gedung KPK, Minggu (8/10/2017) dinihari.

    Menyuap hakim, sebut Aditya, adalah iktikad baik seorang anak terhadap ibu. Namun, diakui Aditiya, langkah memberi uang agar sang ibu lolos dari jeratan hukum itu tidak tepat.

    “Saya berusaha semaksimal mungkin. Niat saya baik, tapi mungkin cara yang belum terlalu tepat,” imbuh dia.

    Pun demikian, Aditiya enggan berbicara banyak saat dikonfirmasi soal asal uang yang diberikan kepada Sudiwardono. “Nanti (tanya) pengacara,” kata Aditya merespon singkat.

    Pasca ditetapkan sebagai tersangka, Aditya dan Sudiwardono ditahan di rumah tahanan terpisah untuk 20 hari pertama. Aditya ditahan di rutan KPK. Sementara Sudiwardono ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

    KPK sebelumnya resmi menetapkan Aditya dan Sudiwardono sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengamanan perkara terdakwa korupsi TPAPD Bolaang Mongondow‎, Marlina Moha Siahaan.

    Marlina diketahui merupakan ibunda dari Aditya. Dalam pengadilan tingkat pertama, Marlina telah divonis bersalah selama lima tahun. Untuk diketahui, PN Manado dalam putusan dengan nomor register 49/Pid.Sus-TPK/2016/PN Manado telah menjatuhkan vonis 5 tahun terhadap Marlina Mona Siahaan atas korupsi perkara tindak pidana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemrintah Desa (TPAD) kabupaten Bolaang Mongoadow tahun 2010 senilai Rp 1,25 miliar.

    Aditya diduga memberikan uang suap kepada Sudiwarna senilai SGD 64000 dari komitmen fee senilai SGD100 ribu atau setara Rp 1 miliar. Pemberian uang yang dilakukan beberapa tahap itu diduga untuk mempengaruhi putusan banding dalam perkara terdakwa Marlina. Selain itu, pemberian uang dimaksudkan agar penahanan terhadap terdakwa Marlina.

    Atas perbuatan itu, Sudiwarna yang diduga menerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau huruf b, atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001. Sementara Aditya yang diduga sebagai pemberi disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001.

    TAGS : KPK Suap Golkar Aditya Moha

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/22912/Suap-Hakim-Demi-Ibunda-Politikus-Golkar-Niat-Saya-Baik/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolitikus Golkar Aditya Mora dan Hakim Transaksi Suap di Pintu Darurat Hotel
    Next Article Milad ke-13, Fraksi PKS Gelar Turnamen Futsal Antar Pesantren
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.