Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sudah 102 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, Apa Solusi Pemerintah?
    News

    Sudah 102 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, Apa Solusi Pemerintah?

    September 1, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sudah 102 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, Apa Solusi Pemerintah? 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Dua dokter kembali gugur di tengah peperangan melawan Covid-19. Jumlah itu menambah daftar panjang dokter yang meninggal akibat Covid-19. Sebelumnya Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) sebelumnya mencatat ada 100 dokter meninggal dunia. Kini, sudah 102 dokter tutup usia.

    Korban terbaru adalah dr. Elly Zaini dari IDI Padangsidimpuan dan dr. Bawono Hasan SpOG dari IDI Jakarta.

    “Pertama kami mengucapkan bela sungkawa atas meninggalkan para nakes sejak awal tugas. Demikian juga jumlah rasio dokter dan pasien harus dikendalikan dengan cara waktu jam kerja dibatasi agar tak timbul kelelahan pada nakes,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Selasa (1/10).

    Wiku mengakui bahwa naiknya angka kasus membuat beban rumah sakit dan tenaga medis kewalahan. Ia mengatakan, saat ini memang terjadi eskalasi jumlah penggunaan tempat tidur yang ada di beberapa RS, khususnya di DKI Jakarta.

    “Tercatat pada tanggal 28 Agustus persentase keterpakaian ruang isolasi mencapai 69 persen. Sedangkan persentase keterpakaian ICU dari 67 RS rujukan adalah 77 persen,” jelasnya.

    Wiku melanjutkan, pemerintah kini mengambil langkah mendorong kapasitas ruang ICU dan beban RS bisa turun di bawah 60 persen. Caranya dengan memindahkan kasus sedang dan ringan ke RS Wisma Atlet.

    “Dengan demikian jumlah tempat tidur untuk ICU dan ruang isolasi dapat dimanfaatkan pasien Covid-19 lainnya. Demikian pula yang positif dengan gejala ringan dirawat di RS Wisma Atlet. Untuk isolasi yang terpusat ditempatkan di RS Wisma Atlet apabila tidak ada tempat isolasi mandiri untuk masyarakat,” katanya.

    Sebelumnya, kepada JawaPos.com, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Mohammad Adib Khumaidi mengatakan banyaknya kasus baru setiap hari membuat dokter kelelahan. Jam kerja yang dibagi menjadi 3 shift sudah begitu ketat bagi dokter dan tak bisa ditambah lagi bebannya. Jumlah tenaga kesahatan harus ditambah.

    “Jam kerja harus proporsional. Kelelahan bisa jadi faktor penyebab, kekurangan APD juga masih masuk di dalannya,” kata Adib.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKunjungan Wisman Juli Merosot 89,12 Persen – KRJOGJA
    Next Article Masih Ada Warga Jatim Tak Percaya Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.