Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sudah 52,74 Juta Warga Telah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Penguat
    News

    Sudah 52,74 Juta Warga Telah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Penguat

    July 16, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sudah 52,74 Juta Warga Telah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Penguat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com–Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah penduduk Indonesia yang telah menerima dosis ketiga atau penguat mencapai 52,74 juta jiwa hingga Sabtu (16/7), pukul 12.00 WIB. Jumlah itu bertambah 28.247 orang, sehingga mencapai total 52.747.194 orang.

    Dengan demikian, laju suntikan dosis penguat vaksin Covid-19 sudah diberikan kepada 25,33 persen dari total warga yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19, sebanyak 208.265.720 orang. Sementara itu, penduduk yang mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 bertambah 8.794 orang menjadi 169.514.244 orang atau 81,39 persen dari total sasaran. Sedangkan penerima dosis pertama bertambah 15.249 orang, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 201.907.334 orang atau setara 96,95 persen dari total sasaran.

    Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan, kenaikan kasus Covid-19 hari ini (16/7) mencapai dua kali lipat sejak akhir Juni. Kasus tersebut terdiri atas kasus aktif bertambah 1.621 kasus, sehingga total menjadi 26.594 kasus dan laju kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 4.329 pasien.

    ”Kenaikan kasus ini sudah diprediksi. Tapi berharap jangan sampai tinggi banget dengan cara pengendalian dan pengetatan protokol kesehatan dan vaksinasi,” kata Syahril seperti dilansir dari Antara.

    Menurut dia, sejak awal sudah diberi tahu, pada pekan kedua sampai keempat Juli, kemungkinan terjadi lonjakan kasus. ”Prediksinya sekitar 20 ribuan per hari saat puncaknya,” kata Mohammad Syahril.

    Prediksi tersebut, lanjutd Syahril, dilatarbelakangi hasil pengamatan kemenkes terhadap laju kasus Omicron di sejumlah negara lain. Yakni rata-rata meningkat 30 persen pada Januari–Februari.

    Editor : Latu Ratri Mubyarsah

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSatu Hari Dirilis, Single Terbaru Lesti Jadi Trending di YouTube
    Next Article Sebanyak 52,74 Juta Penduduk Indonesia Telah Menerima Dosis Penguat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.