Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Suu Kyi Enggan Bersikap Lunak pada Militer
    News

    Suu Kyi Enggan Bersikap Lunak pada Militer

    September 20, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Suu Kyi Enggan Bersikap Lunak pada Militer 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Suu Kyi Enggan Bersikap Lunak pada Militer

    Aung Sang Suu Kyi (Foto:Getty Images)

    Yangon – Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi menolak saran bahwa dirinya harus bersikap lunak terhadap militer, yang dituding oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melakukan pembersihan etnis (ethnic cleansing). Sebaliknya, Suu Kyi tetap pada pendirian akan melakukan rekonsiliasi nasional.

    Sebelumnya Suu Kyi mengecam aksi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di negara bagian Rakhine, yang memaksa 421.000 warga muslim Rohingya mencar perlindungan ke negara tetangga, Bangladesh. Ia menegaskan akan memberikan sanksi kepada pelaku.

    “Kami tidak akan mengubah pendirian. Sejak awal tujuan kami adalah rekonsiliasi nasional. Kami selama ini tidak pernah melancarkan kritik kepada militer, hanya tindakan mereka emata. Kami tidak setuju dengan tindakan ini,” kata Suu Kyi kepada Radio Free Asia, Rabu (20/9).

    Dikutip dari Reuters, Suu Kyi mengatakan tawarannya terkait rancangan baru militer di parlemen masih ditolak. Parlemen juga melarang presiden bertanggung jawab atas keamanan yang dipegang oleh militer, serta hak veto atas reformasi piagam.

    “Kami akan terus membawa perubahan di parlemen. Saya sudah berdiri teguh dengan militer sebelumnya, dan masih melakukannya hingga sekarang,” jawabnya.

    Suu Kyi pada 1991 mendapatkan Nobel Perdamaian atas upayanya memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia (HAM) tanpa kekerasan dari tangan militer. Namun, semenjak polemik Rohingya mencuat ke publik, banyak pihak yang mempertanyakan nobel tersebut.

    Pada saat yang sama PBB melalui Sekjen Antonio Guterres mengecam polemik Rohingya sebagai bentuk pembersihan etnis. Sementara Suu Kyi membantah penyebutan tersebut dengan dalih melawan pemberotak Arase Rohingya Salvation Army (ARSA) yang dituding melakukan kebakaran dan menyerang warga sipil.

    TAGS : Suu Kyi Myanmar Rohingya

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/22071/Suu-Kyi-Enggan-Bersikap-Lunak-pada-Militer/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCak Imin Beri Sambutan Di Workshop PKB Movie Award
    Next Article Ini Alasan PDIP Ganti Masinton dari Pimpinan Pansus Angket KPK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita
    • 7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.