Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Syahrul Yasin Limpo Panen Padi Inbrida di Kabupaten Pandeglang
    News

    Syahrul Yasin Limpo Panen Padi Inbrida di Kabupaten Pandeglang

    April 23, 2020No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Syahrul Yasin Limpo Panen Padi Inbrida di Kabupaten Pandeglang

    Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Pandeglang, Irna Narulita melakukan panen padi Inbrida di lahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Tani Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (23/4).

    Jakarta, Jurnas.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Pandeglang, Irna Narulita melakukan panen padi Inbrida di lahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Tani Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (23/4). Luas lahan yang dipanen adalah 250 hektar dengan varietas Ciherang.

    Mentan Syahrul mengatakan negara sedang dalam kondisi yang tidak biasa dan sebagai pejabat pemerintah di bidang pertanian harus hadir menyelamatkan 267 juta jiwa penduduk Indonesia.

    Oleh karena itu, pada masa pandemi COVID-19 ini saatnya pemerintah bergerak untuk membantu dan meyakinkan bahwa kondisi akan baik-baik saja.

    “Contohnya seperti yang terlihat bahwa panen padi masih berlangsung di beberapa wilayah, kebutuhan pangan rakyat pasti tercukupi. Ada 2 sektor yang tidak boleh berhenti dalam situasi seperti ini yaitu sector pertanian dan dan kesehatan. Oleh karena itu dengan ibu Bupati yang sangat aktif ini saya semakin bersemangat dan ini adalah tanda tanda kemajuan bagi Kabupaten Pandeglang,” kata Syahrul.

    “Menurut ilmu yang saya pahami, kalau panen bagus berarti pemerintahannya juga bagus,” sambung Syahrul.

    Baca juga.. :

    • Triwulan Pertama 2020, Ekspor SBW Indonesia Capai Rp1,578 Triliun
    • Syahrul Yasin Limpo Serukan Aktivitas Pertanian Tak Berhenti
    • Peluang Bisnis Petani Milenial di Tengah Pandemi Virus Corona

    Dalam kesempatan ini juga Mentan Syahrul memberikan bantuan berupa benih jagung hibrida, Mesin pasca panen power theser , sarana dan prasarana dan bantuan pembiayaan KUR sebesar Rp 10 miliar dan ongkos pengolahan lahan.

    “Saya mengucapkan terimakasi kepada para petani yang selalu bersemangat dan seolah tidak mengenal wabah virus covid 19. Jangan biarkan negara ini terseok seok karena wabah ini ,kita harus maju bersama sama,” tuturnya.

    Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan panen raya padi yang sudah dan akan berlangsung sampai akhir bulan April ini di seluruh wilayah kabupaten Pandeglang seluas 35.468 hektare.

    Panen padi tersebar di beberapa kecamatan, dimana sebagian besar varietas yang ditanam adalah Ciherang dengan rata-rata produksi 5,7 ton/ha Gabah Kering Panen (GKP). Indek Pertanaman (IP) bisa mencapai 2 sampai 3 kali dalam setahun karena masih ada yang minim irigasi.

    “Karena mayoritas sawah di kabupaten pandeglang adalah tadah hujan. Kami punya semangat untuk membantu sekor pertanian dan siap menjadi penyangga Ibukota. Hanya saja kami belum memiliki sarana dan prasarana yang cukup banyak,” kata Irna.

    Irna berharap pemerintah pusat dapat menunjang kemajuan pertanian di Pandeglang dengan program-program yang bisa memberi semangat para petani. Apalagi, petani Pandeglang optimis untuk mewujudkan swasembada pangan dengan adanya sinergi dalam pendampingan budidaya pertanian oleh penyuluh pertanian di Balai Penyuluh Pertanian (BPP).

    “Tentunya yang didukung dengan infrastruktur dan alat pertanian yang telah dibantukan yang akan dinikmati petani dengan tiada hari tanpa tanam dan tiada hari tanpa panen,” tegasnya.

    Di tempat yang sama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menambahkan pertanian menjadi garda terdepan untuk mempertahankan ekonomi negara ini.

    Menurutnya, walaupun aktivitas terbatas, namun tetap memantau secara penuh dan melakukan upaya apapun untuk menjamin ketersediaan pangan terutama menjelang bulan Ramadan ini.

    “Kementerian Pertanian memperkirakan panen raya yang berlangsung pada bulan April dengan luas panen sekitar 1,73 juta hektar. Oleh karena itu pemerintah sudah mengantisipasi jangan sampai harga gabah di tingkat petani jatuh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP, red) melalui Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling). Bekerjasama dengan industri penggilingan yang siap menyerap gabah petani dengan harga yang sesuai,” jelasnya.

    Oleh karenanya, Suwandi meminta Poktan/Gapoktan agar dapat menyerap Kredit Usaha Rakyat (KUR). Akses KUR di Pandeglang tahun lalu baru Rp 200 juta dan tahun ini ke depannya agar dapat ditingkatkan.

    “Terutama untuk penggilingan padi, dapat dimanfaatkan untuk investasi maupun modal kerja dengan menyerap hasil petani sekitarnya,” terang Suwandi.

    Perlu diketahui, dalam kegiatan ini, tidak jauh dari lokasi panen, Mentan Syahrul juga mengunjungi RMU ( Rice Milling Unit ) milik Kelompok Tani (Poktan) Mekar kampong Mekar Jaya Desa Panimbang Jaya Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang. Menten Syahrul berpesan agar RMU yang ada di Kabupaten Pandeglang bisa bergabung dengan program Kostraling.

    Menurut ketua RMU Poktan Mekar H. Chakerti, RMU tersebut kapasitasnya mencapai 8 sampai 10 ton per hari dengan harga beli gabah sekitar Rp 4.300 GKP dan harga jual beras Rp8.500 – Rp9.000.

    “RMU kami adalah swadaya atau biaya sendiri dan ke depan kami berharap bisa mengakses permodalannya,“ sebutnya.

    TAGS : Kinerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Padi Inbrida Kabupaten Pandeglang

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/71090/Syahrul-Yasin-Limpo-Panen-Padi-Inbrida-di-Kabupaten-Pandeglang/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIsrael Tolak Permintaan Inggris Ekspor Ventilator Pernapasan
    Next Article Pendapatan DKI Jakarta Turun 35 Persen Selama Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.