Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Taiwan Masukkan Indonesia ke Daftar Negara Berisiko Tinggi COVID-19
    International

    Taiwan Masukkan Indonesia ke Daftar Negara Berisiko Tinggi COVID-19

    July 4, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Taiwan Masukkan Indonesia ke Daftar Negara Berisiko Tinggi COVID-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Taiwan Masukkan Indonesia ke Daftar Negara Berisiko Tinggi COVID-19 2
    Tentara menyemprotkan disinfektan di distrik Wanhua, daerah yang memiliki salah satu kasus COVID-19 terbanyak di Taipei, Taiwan, Minggu (16/5/2021). (BP/Antara)

    BEIJING, BALIPOST.com – Setelah Hong Kong, giliran Taiwan yang memasukkan Indonesia sebagai negara berisiko tinggi COVID-19. Indonesia dimasukkan kategori itu bersama dengan Brazil, India, Inggris, Peru, dan Israel.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Pusat Komando Epidemi Taiwan (CECC) tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait ada atau tidaknya larangan masuk dari negara-negara yang termasuk kategori risiko tinggi itu. CCECC hanya mengeluarkan kebijakan setiap orang yang datang dari luar negeri wajib menjalani tes usap dua kali sebelum dan sesudah karantina yang berlaku mulai Jumat (2/7).

    Kebijakan itu diambil di tengah munculnya kasus COViD-19 varian Delta di kalangan warga lokal di Kabupaten Pingtung, demikian pernyataan Kepala CECC Chen Shih Chung, Minggu (4/7).

    Selain tes usap, CECC juga mewajibkan tes cepat pada hari ke-10 dan hari ke-12 karantina. Otoritas kesehatan setempat juga menetapkan biaya karantina di tempat yang telah ditentukan sebesar 2.000 dolar Taiwan atau sekitar Rp 1 juta per hari.

    Sebelumnya Hong Kong juga telah menetapkan Indonesia sebagai negara berstatus A-1. Dengan status tersebut, Hong Kong melarang penerbangan dari Indonesia.

    Di Taiwan terdapat sedikitnya 290.000 pekerja migran Indonesia. Sedangkan di Hong Kong sekitar 175.000 PMI. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni, 8 Bantuan Sosial untuk Menekan Dampak Ekonomi PPKM Darurat
    Next Article Bersepeda motor, cara Bisma Karisma lepaskan rasa suntuk saat pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.