Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Taktik KPK Menjerat Setya Novanto
    News

    Taktik KPK Menjerat Setya Novanto

    December 12, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Taktik KPK Menjerat Setya Novanto 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Taktik KPK Menjerat Setya Novanto

    Tersangka kasus dugaan Korupsi, Setya Novanto saat akan menjalani pemeriksaan di KPK. (Foto:Rangga Tranggana/jurnas.com)

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim mempunyai sejumlah bukti untuk menjerat Setya Novanto sebagai pesakitan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Lembaga antikorupsi akan menunjukan bukti-bukti tersebut dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

    Demikian disampaikan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang di Jakarta, Selasa (12/12/2017).‎ Saut berharap bukti-bukti yang akan disodorkan dalam persidangan dapat meyakinkan majelis hakim atas sangkaan yang telah disematkan pihaknya terhadap Novanto.

    “Saya fikir itu kan soal bagaimana taktiknya kita untuk meyakinkan hakim bahwa kami telah melakukan tindakan yang sudah sesuai yang ada‎,” ungkap Saut.‎
    ‎
    Meski demikian, Saut belum mau membeberkan bukti-bukti apa saja yang bakal `dipamerkan` pihaknya dalam persidangan Ketum Golkar nonaktif tersebut.

    Ia juga menjawab diplomatis apakah bukti yang dimilikinya adalah `barang` lama atau baru.‎ “Jadi enggak ada bukti baru dan bukti lama itu,” ujar Saut.

    Sidang perdana perkara kkorupsie-KTP dengan terdakwa Ketua DPR RI Setya Novanto akan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu 13 Desember 2017 besok. Sidang perdana ini beragendakan pembacaan dakwaan terhadap Novanto oleh jaksa penuntut umum pada KPK. ‎

    Sidang perkara ini akan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Yanto dan empat anggota Majelis Hakim yakni Franky Tambuwun, Emilia Djajasubagja, Anwar, dan Ansyori Syaifudin.

    Terpisah, kuasa hukum Novanto, Maqdir Ismail menyatakan bahwa pihaknya siap menghadapi persidangan.‎ Menurut Maqdir, pihaknya sudah menyiapkan berkas yang dibutuhkan.

    “Siap, harus siap. Semua berkas sudah kami siapkan. Kami juga sudah mempelajari berkas yang kami terima dari pengadilan. Dakwaan sudah kami baca juga. Masih kami lihat apakah ada yang miss gitu,” tutur Maqdir saat dikonfirmasi awak media melaui sambungan telepon.

    Soal kondisi kesehatan, kata Maqdir, kliennya saat ini sedang dalam kondisi tak sehat dan batuk-batuk lantaran faktor cuaca. Namun, Maqdir yakin Novanto bisa mengikuti sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut.‎
    ‎
    “Agak memburuk ya, batuk-batuk. Tapi semoga besok lancar, mungkin karena kondisi cuaca juga. Kita usahakan yang terbaik. Tapi kondisi lancar-lancar. Semoga besok kan cuma duduk ya bisa lancar sampai persidangan,” ucap Maqdir.‎‎

    Disisi lain, Maqdir mengaku belum bisa memastikan kehadiran pihak keluarga Novanto  dalam sidang tersebut. Meski demikian, Maqdir menyarankan, keluarga semestinya hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada Novanto.‎

    “Soal itu saya belum tahu (keluarga hadir di sidang). Tapi support mereka pasti diberikan,” kata Maqdir.

    ‎Seperti diketahui, Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP untuk kedua kalinya. Novanto diduga telah menguntungkan diri sendiri dan korporasi sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun dari proyek bernilai Rp 5,9 triliun itu.‎

    Atas perbuatannya, Novanto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.‎

    TAGS : e-KTP Setya Novanto

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26204/Taktik–KPK-Menjerat-Setya-Novanto–/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAncam PM Kanada, Seorang Pria dihukum Penjara
    Next Article Jelang Tutup Tahun, Waspadai Diskon Palsu!
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.