Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Teknologi»Tarik Minat Milenial, Museum Perlu Optimalkan Teknologi Virtual dan Animasi
    Teknologi

    Tarik Minat Milenial, Museum Perlu Optimalkan Teknologi Virtual dan Animasi

    March 12, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tarik Minat Milenial, Museum Perlu Optimalkan Teknologi Virtual dan Animasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tarik Minat Milenial, Museum Perlu Optimalkan Teknologi Virtual dan Animasi 2
    Ari Dwipayana berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Jumat (12/3). (BP/Istimewa)

    YOGYAKARTA, BALIPOST.com – Situasi pandemi COVID-19 menjadi momentum bagi museum di Indonesia untuk melakukan digitalisasi. Penggunaan teknologi virtual dan animasi di museum perlu dioptimalkan untuk membuat museum semakin menarik, terutama untuk milenial.

    “Saya sangat tertarik tadi melihat museum Benteng Vredeburg yang sudah melakukan banyak terobosan inovasi, mulai dari penayangan animasi sejarah, juga ruang untuk anak-anak berekspresi. Cara-cara kekinian seperti ini penting agar kesan museum yang tadinya sangat serius dan berat itu hilang,” tutur Koordinator Staf Khusus Presiden RI AAGN Ari Dwipayana saat mengunjungi Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Jumat (12/3).

    Dalam kunjungannya yang bertajuk “Perjalanan Budaya”, Ari melihat langsung setiap sudut museum benteng Vredeburg. Ari mengapresiasi ada beberapa tempat yang dinilai menarik untuk generasi milenial saat ini yang kerap mengunggah foto yang dianggap menarik ke platform media sosial.

    “Semua museum di Indonesia perlu menggunakan multimedia terkini, seperti virtual tour, QR code, hologram dan teknologi kecerdasan buatan lainnya. Karena dengan menyajikan sejarah bangsa melalui cara-cara kekinian, generasi muda akan senang datang ke Museum dan mereka juga mendapatkan nilai-nilai luhur sejarah bangsa,” tambah Ari, dalam rilisnya.

    Kepala Museum Vredeburg Suharjo, menjelaskan, di masa pandemi saat pengunjung masih dilarang untuk datang, pihaknya memaksimalkan waktu tersebut untuk menciptakan terobosan-terobosan baru. Seperti tur virtual museum dan memajang diorama yang dikombinasikan dengan teknologi hologram. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSurvei Sebut Ini 3 Besar Capres 2024
    Next Article Oleh-oleh Menperin dari Jepang, Komitmen Investasi Puluhan Triliun
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline (Ilustrasi/AI)

    X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline

    June 22, 2026
    Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren (Ilustrasi/AI)

    Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren

    June 19, 2026
    Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT

    May 29, 2026
    Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini di Jogja hingga Semarang (Ilustrasi/AI)

    Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini di Jogja, Sleman, hingga Semarang

    April 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.