Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Teguran Keras Risma ke Pendamping PKH Gorontalo karena Miskomunikasi
    News

    Teguran Keras Risma ke Pendamping PKH Gorontalo karena Miskomunikasi

    October 4, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Teguran Keras Risma ke Pendamping PKH Gorontalo karena Miskomunikasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com–Sekretaris Jendral Kementerian Sosial Harry Hikmat memastikan, teguran keras Menteri Sosial Tri Rismaharini ke pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) di Gorontalo, karena miskomunikasi semata.

    ”Jadi miskom (miskomunikasi) karena proses. Waktu Ibu memimpin rapat itu kan sangat ketat, banyak aspek yang dibahas,” ujar Harry seperti dilansir dari Antara di Jakarta.

    Terkait hal tersebut, Harry mengatakan, Risma telah meminta maaf secara langsung kepada anggota Komisi VIII DPR Idah Syahidah Rusli Habibie dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

    Harry mengatakan, teguran keras Risma dianggap wajar, karena mensos mengingatkan kepada jajarannya bagaimana mengoptimalkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). ”Dalam kaitan program, ada pendamping, pendamping ini lah yang kemudian mengecek data, dan pembaharuan data, yang dilakukan pemda, mekanismenya data diusulkan untuk pembaharuan di DTKS. Mekanisme itu lah yang belum tersampaikan pendamping, seolah-olah Kemensos yang mencoret, padahal bukan mencoret, ada datanya, tapi itu data PKH yang memang masih proses penyaluran,” ujar Harry.

    Terdapat miskomunikasi terhadap data 26 keluarga penerima manfaat di Gorontalo, namun Harry memastikan semua sudah beres dengan klarifikasi dan meminta maaf.

    Menurut Harry, gaya komunikasi Mensos Risma memang sangat terbuka. Setiap kunjungan kerja, dia harus mengungkapkan permasalahan untuk dicarikan solusinya.

    ”Nah kalau namanya Ibu Menteri ke pendamping PKG itu sudah memberi motivasi itu sudah biasa, sama dengan dulu waktu ke Wiyata Guna. Namanya ke staf-staf itu untuk membangkitkan semangat, membangkitkan kesungguhan, keseriusan bahkan sampai ke militansi, itu yang diharapkan. Style beliau kan emang begitu memberi semangat dengan cara yang khas kan? Seorang Ibu Risma,” terang Harry.

    Editor : Latu Ratri Mubyarsah

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenkes Sebut Indonesia Peringkat Ke-5 Vaksinasi Covid-19 di Dunia
    Next Article Sempat Tak Bisa Diakses, WhatsApp, IG, dan Facebook Mulai Normal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.