Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Terdapat 100 Ton Limbah Medis Terbengkalai
    News

    Terdapat 100 Ton Limbah Medis Terbengkalai

    December 17, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Terdapat 100 Ton Limbah Medis Terbengkalai 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Lia G Partakusuma mengatakan sebelum pandemi Covid-19 melanda, limbah medis yang dihasilkan hanya sebesar 1 Kg per pasien per hari. Namun, kini bertambah menjadi 1,88 Kg per pasien per hari.

    “Pas peak (puncak infekai), BOR (bed occupancy rate) itu meningkat luar biasa, bahkan tidak tertampung, jumlah yang dihasilkan biasanya 75 ton, naik menjadi 300 ton per hari, bahkan 493 ton per hari,” jelas dia dalam Kilas Balik Covid-19: Pengelolaan Limbah Medis Selama Pandemi di Restoran Tesate, Jakarta, Jumat (17/12).

    Untuk pemusnahan limbah medis ini masih belum bisa tertangani sepenuhnya. Ia mengakui bahwa kurang lebih terdapat 100 ton limbah medis yang terbengkalai.

    “225 ton per hari kapasitasnya (pemusnahan) tapi itu kita tidak bisa (lebih dari kapasitas), lebih dari 100 ton terbengkalai. Ini karena kurangnnya kapasitas yang harusnya disediakan oleh pemerintah atau swasta terhadap limbah,” ucapnya.

    Ia pun juga menyampaikan dampak yang dihasilkan oleh limbah medis kepada masyarakat. Salah satunya adalah dapat menyebabkan infeksi, mengingat virus Covid-19 dapat menyebar dengan mudah melalui media, seperti tangan atau benda mati.

    Lalu pencemaran lingkungan yang mengganggu kualitas air dan tanah di sekitar. Begitu juga untuk gangguan estetika lingkungan yang tidak enak dipandang mata.

    “Saya jadi tergelitik kenapa orang tidak peduli banget, jadi membuat gangguan psikologis masyakarat,” serunya.

    Untuk itu, agar bisa tertangani dengan baik, perlu adanya kesadaran diri dari masyarakat untuk mengelola limbah itu sendiri. “Kalau itu di rumah tangga, itu kita perlu kerjasama, bagaimana kita memahami agar tidak menginfeksi yang lain, kita perlu sadari sebelumnya,” tandas Lia.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMencoba performa ganas All New Yamaha R15 Connected di Sentul
    Next Article Ketum PBNU Minta Warga Gunakan Vaksin Covid-19 yang Halal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.