Terkait Pengumuman Capres PDIP, Sekjen Sebut Setiap HUT Ada Kejutan

Terkait Pengumuman Capres PDIP, Sekjen Sebut Setiap HUT Ada Kejutan

JawaPos.com – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dikabarkan akan mengumumkan sosok calon presiden (capres) dari partainya untuk Pemilu 2024 mendatang. Sebelum mengumumkan nama capres yang akan diusung, Megawati akan menyerap aspirasi dan berziarah ke makam Presiden RI pertama, Ir Soekarno di Blitar, Jawa Timur.

“Ibu Ketua Umum (Megawati) sudah banyak melakukan dialog dan biasanya juga dari Ibu sebelum mengambil keputusan, biasanya mendengarkan, mempertimbangkan dari ribuan kali seluruh proses yang ada, terhadap calon-calon yang ada, terus dialog terus menerus, ketempat Bung Karno di Blitar, setelah itu biasanya baru diumumkan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Minggu (8/1).

Hasto memastikan, Megawati akan mengumumkan sosok capres dari partai berlambangkan kepala banteng moncong putih pada waktu yang tepat. Megawati belum akan memberikan bocoran tokoh yang akan diusung, pada perayaan HUT ke-50 PDIP pada Selasa (10/1).

“Iya, nanti Ibu Ketua Umum pada momentum yang tepat, tetapi apa yang disampaikan Ibu tercermin di dalam perintah harian beliau. HUT PDIP nantinya lebih melihat ke dalam dan kemudian menggelorakan semangat juang bersama dengan rakyat,” ucap Hasto.

Meski demikian, Hasto tak memungkiri pada perayaan HUT ke-50 PDID akan memberikan kejutan. Namun, Hasto belum menyebut apa kejutan tersebut.

“Setiap HUT memang kita merancang dengan baik ada elemen of surprise yang selalu ditampilkan, apalagi Ibu Mega juga sering menampilkan berbagai kejutan didalam peringatan HUT partai, Rakernas, bahkan ketika mengumumkan Pak Jokowi (Joko Widodo) pada periode kedua itu pun diluar dugaan. Sehingga rekamannya hanya melalui HP, sosmed, saat itu secara tiba-tiba Ibu membicarakan itu,” ujar Hasto.

PDIP, kata Hasto, menyerahkan sepenuhnya keputusan sosok capres-cawapres pada Megawati. “Karena beliau lah mempunyai kewenangan siapa yang menjadi capres dan cawapres dari PDIP,” pungkas Hasto.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Muhammad Ridwan


Credit: Source link

Related Articles