Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Teroris Wanita Paling Dicari di Dunia Tewas
    News

    Teroris Wanita Paling Dicari di Dunia Tewas

    October 12, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Teroris Wanita Paling Dicari di Dunia Tewas 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Teroris Wanita Paling Dicari di Dunia Tewas

    Ilustrasi (Foto: RT)

    Jakarta – Salah satu Anggota Islamic State Iraq an Syria (IS, ISIS / ISIL, Red), Sally Jones dikabarkan meninggal. Janda yang dijuluki kulit putih merupakan teroris wanita paling dicari di dunia.

    Menurut laporan harian the Sun, Sally Jones tewas dalam serangan pesawat tak berawak milik Amerika Serikat pada Juni. Ia dikabarkan ingin meninggal saat berupaya melarikan diri dari Raqqa. Laporan itu merujuk laporan CIA kepada rekan-rekan Inggris, Jones  terbunuh oleh serangan dragon Predator.

    Selain Jones, serangan tersebut juga dikabarkan membunuh anak laki-lakinya yang berusia 12 tahun, Joe `Jojo` Dixon. Meski Jojo bukalah sasaran utama serangan tersebut, dan akan dibatalkan jika diketahui Jojo berada di sekitar target tersebut.

    Meski begitu, Pentagon, menolak mengkonfirmasi loran kematian Jones secara resmi. “Saya tidak memiliki informasi apapun yang akan mendukung laporan tersebut tapi itu bisa berubah dan kami melihat hal ini,” kata juru bicara Pentagon Mayor Adrian Rankine-Galloway dikutip dari Guardian.

    Jones merupakan gitaris dari band rock all-girl pada 1990-an, meninggalkan rumahnya di Kent bergabung dengan para teroris di Suriah bersama suaminya, Junaid Hussain pada 2013.

    Pasangan tersebut dilaporkan terlibat dalam perencanaan serangan ISIS, dan dianggap sebagai perekrut paling efektif di kalangan organisasi. Hussain tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat pada tahun 2015.

    Jones menggunakan akun media sosialnya untuk merekrut wanita  dan memberikan tip praktis tentang bagaimana melakukan perjalanan ke Syria. Ia juga mendorong simpatisan ISIS untuk melakukan serangan di Inggris, dilaporkan menawarkan panduan praktis.

    “Janda kulit putih” tersebut juga dilaporkan bertanggung jawab untuk melatih pejuang wanita Eropa, atau “muhajirat,” di Raqqa, menurut surat kabar Inggris, Telegraph.

    TAGS : ISIS Amerika Serikat Inggris Sally Jones

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/23144/Teroris-Wanita-Paling-Dicari-di-Dunia-Tewas/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKata Kapolri, Densus Tipikor Tak Tumpang Tindih dengan KPK
    Next Article Pengadilan India: Menikah di Bawah 18 Tahun Disebut Pemerkosaan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.