Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»The Jokowi Center: Opini Kecurangan Pemilu Sebabkan Petugas KPPS Tertekan hingga Meninggal
    News

    The Jokowi Center: Opini Kecurangan Pemilu Sebabkan Petugas KPPS Tertekan hingga Meninggal

    May 12, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    The Jokowi Center: Opini Kecurangan Pemilu Sebabkan Petugas KPPS Tertekan hingga Meninggal

    The Jokowi Center Teuku Neta Firdaus

    Jakarta, Jurnas.com – Relawan The Jokowi Center menilai intimidasi dan penggalangan opini kecurangan pemilu membuat petugas KPPS tertekan, stress, hingga banyak yang meninggal dunia.

    “Mayoritas pejuang demokrasi itu gugur karena kelelahan yang berdampak kambuh sakit berat, kecelakaan lalulintas, hamil muda, lanjut usia, bunuh diri, dan sebagainya,” kata Direktur Eksekutif The Jokowi Center Teuku Neta Firdaus di Jakarta, Hari Minggu (12/5/2019).

    Ia menegaskan, isu kecurangan pemilu yang terus disuarakan kubu 02 membuat petugas KPPS stres. Apalagi isu kecurangan itu mengarah pada upaya deligitimasi penyelenggara pemilu. Opini itu sudah disuarakan sebelum digelar pesta Demokrasi 17 April.

    “Secara psikis petugas jadi kelelahan dan menanggung beban berat gara-gara opini kecurangan yang terus dibangun,” jelas Neta.

    Karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk bijak mengeluarkan pernyataan perihal wafatnya penyelenggara pemilu, agar ahli waris keluarga dan yang masih dirawat tidak bertambah sedih karena kerja serius mereka dilecehkan.

    Neta mengetuk hati semua pihak, agar berhenti mempolitisir saudara-saudara petugas KPPS yang meninggal dunia.

    Berdasarkan riset The Jokowi Center, kata Neta, penyebab petugas KPPS menjadi syuhada diantaranya karena kecelakaan tunggal lalu lintas. Salah satunya Ketua KPPS 16 Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Neneng Jamilah di Jalan Raya Cemplang, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

    Demikian juga, ada petugas KPPS gantung diri seperti di Parbubu I, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut yang dilakukan oleh Luhut Ferry (43) pada 11 Mei 2019. Ia juga mengatakan ada pejuang demokrasi yang gugur karena faktor usia.

    “Dari ratusan petugas KPPS yang meninggal dunia, penyebab berbeda-beda. Kita berharap ketika proses rekapitulasi suara sudah di provinsi, tidak ada lagi petugas KPPS di kecamatan dan kabupaten yang wafat karena di tingkat tersebut sangat ribet dan melelahkan,” harap Teuku Neta.

    Mengutip pernyataan Mentri Kesehatan Nila F Moeloek, berdasarkan audit medis dan otopsi verbal terhadap 18 petugas KPPS di Jakarta. Hasilnya, 8 orang meninggal dunia karena sakit jantung mendadak, gagal jantung, liver, stroke, gagal pernapasan, infeksi otak meningitis. Kemudian rata-rata 18 KPPS meninggal berumur di atas 50 tahun yakni 2 KPPS berusia 70 tahun, 5 KPPS berusia 60-69 tahun dan 8 berusia 50-59 (tahun).

    “Beban petugas KPPS yang tidak seimbang antara kerja dan istirahat memicu kelelahan yang berlebihan. Mereka bekerja dari jam 6 pagi ke jam 6 pagi melampaui jam biologis yang seharusnya. Tragedi ini tidak boleh terulang lagi pada masa Pemilu 2024 dengan mengubah payung hukum UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang menggabungkan 3 UU yaitu UU tentang Penyelenggara Pemilu, UU Pileg, dan UU Pilpres termasuk membatasi usia petugas KPPS,” beber Neta.

    Pada Pemilu 2014, ada 157 petugas KPPS wafat. Sedangkan pada Pemilu serentak 2019 hingga 11 Mei, sebanyak 469 petugas KPPS gugur dan 4.602 sakit.



    TAGS : Neta The Jokowi Center KPPS Meninggal

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/52482/The-Jokowi-Center-Opini-Kecurangan-Pemilu-Sebabkan-Petugas-KPPS-Tertekan-hingga-Meninggal/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRouhani Sebut Tekanan AS Lebih Sulit dari Perang Melawan Irak
    Next Article Kelompok Masyarakat Sipil Menilai Kinerja KPK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.