Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tingkatkan Mutu PTN, 84 Profesor Kelas Dunia Diboyong ke Indonesia
    News

    Tingkatkan Mutu PTN, 84 Profesor Kelas Dunia Diboyong ke Indonesia

    November 16, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tingkatkan Mutu PTN, 84 Profesor Kelas Dunia Diboyong ke Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tingkatkan Mutu PTN, 84 Profesor Kelas Dunia Diboyong ke Indonesia

    Menristekdikti Mohamad Nasir (foto: Fatimah Larasati Harahap)

    Jakarta – Pemerintah mengundang 84 profesor kelas dunia (world class professor) untuk berkolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pemerintah non kementerian (LPNK), sebagai visiting professor di Indonesia. Harapannya, ke-84 profesor tersebut bisa diajak bekerja sama membantu pengembangan riset dan publikasi ilmiah Indonesia ke level internasional.

    Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti, Ali Ghufron Mukti menjelaskan penyelenggaraan Visiting World Professor dibagi menjadi dua skema, yakni skema A dan skema B. Perbedaan keduanya adalah syarat skema A lebih berat dari skema B. Begitu pula hasil yang ditargetkan dari kedua skema tersebut.

    “Sebagai contoh, skema A diperuntukkan bagi perguruan tinggi dengan akreditasi A, sedangkan skema B dapat diikuti oleh minimal perguruan tinggi berakreditasi B. Begitu juga profesor yang diundang pada skema A, minimal memiliki h-index Scopus minimal 25. Sedangkan skema B, profesor yang diundang cukup memiliki h-index minimal 5,” terang Ali Ghufron dalam pembukaan Seminar World Class Professor 2017 di Jakarta, Kamis (16/11).

    Setidaknya terdapat 13 jenis kegiatan yang dapat dilakukan oleh seorang profesor kelas dunia di Indonesia. Di antaranya, perbaikan kualitas artikel joint publication ke jurnal internasional, joint supervision bagi mahasiswa S2 dan S3, joint research dengan dosen muda maupun senior, hingga menjadi dosen tamu (guest lecturer) atau peneliti tamu (visiting scientist) di perguruan tinggi.

    Terkait output, Ghufron mengatakan skema A ditargetkan menghasilkan minimal enam manuskrip joint publication di jurnal internasional bereputasi Q1/Q2-SJR Scimago, dalam status under review. Sementara skema B, harus menerbitkan HaKI atau joint publication di jurnal internasional bereputasi, seperti Scopus, Reuters, dan Thomson, dengan impact factor paling tidak 0,2.

    Dalam kesempatan tersebut, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir berharap program ini dapat memperbaiki penyelenggaraan pendidikan tinggi dan riset di Indonesia. Dia menargetkan tidak hanya jumlah publikasi ilmiah ke depannya yang akan meningkat, melainkan doktor Indonesia bisa memiliki level yang sama dengan doktor luar negeri.

    Perlu diketahui, profesor kelas dunia di Indonesia hanya memiliki waktu maksimal enam bulan. Sementara pemerintah menargetkan mereka menyelesaikan kegiatan selama tiga bulan. Dengan demikian, pemerintah akan menerbitkan peraturan khusus, agar profesor luar negeri bisa memperpanjang waktu tinggal mereka di Indonesia lebih lama.

    “ Sekarang kan memanfaatkan masa cuti mereka untuk datang ke Indonesia. Kami akan terbitkan aturan bagaimana caranya agar mereka bisa perpanjang dua sampai tiga tahun, agar bisa menghasilkan doktor, publikasi, dan inovasi di Indonesia. jadi, nantinya doktor Indonesia setara dengan doktor luar negeri,” jelasnya.

    TAGS : Pendidikan Kemristekdikti World Class Professor

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/24869/Tingkatkan-Mutu-PTN-84-Profesor-Kelas-Dunia-Diboyong-ke-Indonesia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKorsel Berharap China Sampaikan Keprihatinan ke Korut
    Next Article Pansus Angket DPR Ngotot Panggil KPK, Ada Apa?
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.