Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»TNI AL Investigasi Penyebab Kecelakaan KRI Nanggala-402
    News

    TNI AL Investigasi Penyebab Kecelakaan KRI Nanggala-402

    May 18, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    TNI AL Investigasi Penyebab Kecelakaan KRI Nanggala-402 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – TNI Angkatan Laut sedang melakukan investigasi untuk mendalami penyebab kecelakaan KRI Nanggala-402 hingga menyebabkan 53 prajurit terbaik gugur dalam tugas tersebut.

    “Kami masih menunggu dari hasil tim investigasi. Mohon rekan media jangan menerka-nerka apa penyebabnya. Dengan situasi kondisi maaf, badan haluan temuannya di sini, anjungan di sini, buritan di sana, sehingga kami belum tahu tentang itu,” kata Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto dalam konferensi pers, di Lanal Denpasar, Bali, Selasa (18/5), seperti dikutip dari Antara.

    Ia mengatakan hingga saat ini masih dalam proses investigasi. Menurut dia, perlu diketahui bahwa kemampuan KRI Nanggala-402 yang memiliki alat keselamatan dalam kapal tersebut.

    Terdapat dua alat keselamatan dalam KRI Nanggala, yaitu mulai alat hembus tangki pemberat yang ada enam buah dengan 60 bar, kemudian tangki tahan tekan isinya kurang lebih 2.000 liter dibebani 30 bar tekanan udara.

    “Apabila alat tersebut tidak bisa dimanfaatkan dengan baik berarti ada sesuatu hal lain yang menyebabkan kapal selam tersebut tenggelam. Kalau itu adalah pesawat, maka ada blackbox tetapi untuk alutsista militer di dunia mana pun khususnya untuk kapal tidak ada yang namanya blackbox. Kami pun orang-orang kapal selam meneliti tidak hanya orang kapal selam yang masih aktif, tapi kami pun berkomunikasi berkoordinasi dengan senior-senior kami di kapal selam Hiu Kencana,” katanya.

    Dia mengatakan untuk bersama-sama saat ini menunggu hasil dari tim investigasi, dan hingga saat ini belum tahu apa yang menandakan kapal selam dengan berat 1.300 ton tenggelam.

    Editor : Dinarsa Kurniawan

    Reporter : Antara


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePimpinan KPK dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK
    Next Article Kereta Lokal Walahar dan Jatiluhur Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.