Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Tokoh Myanmar San Suu Kyi Produk Sistem Feodal
    News

    Tokoh Myanmar San Suu Kyi Produk Sistem Feodal

    September 1, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tokoh Myanmar San Suu Kyi Produk Sistem Feodal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Tokoh Myanmar San Suu Kyi Produk Sistem Feodal

    Keluarga muslim Rohingnya, Myanmar

    Jakarta – Tokoh Myanmar Aung San Suu Kyi dinilai tidak pantas menerima nobel perdamaian dunia. Sebab, San Suu Kyi turut membiarkan kebrutalan militer Myanmar terkait pembantaian terhadap warga muslim Rohingya.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengatakan, San Suu Kyi tidak mampu berbuat banyak atas pembantaian tersebut. Menurutnya, San Suu Kyi sebagai produk dari sistem feodal.

    “Dia itu produk sistem feodal, anak dari perdana menteri pertama (Myanmar), anak pendiri negara,” kata Jimly, di Jakarta, Jumat (1/9).

    Padahal, kata Jimly, Suu Kyi menerima Nobel Perdamaian karena perjuangan anti-kekerasan untuk demokrasi dan hak asasi manusia. “Dia tak memperjuangkan nilai kemanusiaan, tapi hanya memperjuangkan dirinya sendiri,” tegasnya.

    Tokoh Myanmar, Aung San Suu Kyi mendapat nobel perdamaian dari Oslo Norwegia. Namun, peraih nobel perdamaian itu dianggap tidak mampu membendung tindakan brutal militer Myanmar. Bahkan, San Suu Kyi seolah tutup mata atas pembantaian tersebut.

    Diketahui, kekerasan terbaru oleh militer Myanmar terhadap komunitas Muslim Rohingya di Rakhine kembali terjadi. Kali ini, warga sipil Rohingya jadi korban kebrutalan tentara Myanmar setelah kelompok militan di Rakhine menyerang pos-pos polisi perbatasan yang menewaskan 12 personel polisi pada Kamis malam pekan lalu.

    Serangan itu direspons dengan operasi militer yang menewaskan ratusan orang, termasuk warga sipil. Dimana, tentara Myanmar membakar rumah-rumah warga dan menembaki setiap objek bergerak secara membabi buta, termasuk bayi yang tak bersalah. Ribuan warga Muslim Rohingya terpaksa melarikan diri ke Bangladesh.

    TAGS : Rohingya Myanmar DPR Kejahatan Kemanusiaan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/21101/Tokoh-Myanmar-San-Suu-Kyi-Produk-Sistem-Feodal/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDibantainya Muslim Rohingnya, GP Ansor: Ada Kepentingan Migas
    Next Article Ketum PPP: Hoax Harus Dilawan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Tokopedia PHK karyawan menjadi sorotan (Ilustrasi/AI)

    Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    July 2, 2026
    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google
    • Samsung Galaxy Z Fold 8 Kapan Rilis? Ini Bocoran dan Fitur Terbarunya
    • Tokopedia PHK Karyawan Bikin Heboh, Benarkah 90 Persen Pegawai Terdampak?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.