Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Toyota lakukan studi untuk bangun pabrik baterai EV di Indonesia
    Automotive

    Toyota lakukan studi untuk bangun pabrik baterai EV di Indonesia

    October 26, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Toyota lakukan studi untuk bangun pabrik baterai EV di Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tokyo (ANTARA) – Toyota Motor Corporation (TMC) tengah melakukan studi untuk membangun industri baterai electric vehicle (EV/kendaraan listrik) di Indonesia.

    “Saat ini masih di tahap studi apa saja yang harus direalisasikan, kelayakan, hingga pasarnya,” kata Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam saat bertemu sejumlah media di Tokyo, Jepang, Rabu (25/10) malam.

    Bob menjelaskan untuk melokalisasi produksi baterai, setidaknya diperlukan produksi volume sebanyak 100 ribu unit mobil listrik. Sementara saat ini, volume produksi EV di Indonesia baru mencapai kisaran 20 ribu hingga 30 ribu unit per tahun.

    Baca juga: Berapa lama umur baterai mobil listrik dan biaya gantinya?

    Untuk itu mendukung percepatan lokalisasi dan elektrifikasi di Indonesia, Bob menyebut pemerintah perlu untuk memberikan insentif lebih dalam bagi konsumen mobil listrik.

    “Kalau pasar diberi insentif bisa lebih cepat (lokalisasi produksi baterai), karena harga menjadi terjangkau, tidak mungkin bisa menekan harga EV tanpa melokalisasi komponen elektrifikasi,” kata Bob menjelaskan.

    Meski belum dapat memastikan kapan realisasi pembangunan industri baterai, Bob menyebut Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mewujudkan hal tersebut, mengingat sumber bahan baku baterai yang melimpah, dan rekam jejak dalam melokalisasi produksi hingga ekspor.

    Sementara Toyota Motor Corporation, yang diwakilkan langsung oleh Presiden dan Executive Chief Engineer Toyota Daihatsu Engineering and Manufacturing Co. LTD Yoshiki Konishi, secara terpisah mengatakan Toyota akan menggaet salah satu produsen baterai terbesar di dunia yaitu CATL untuk memproduksi baterai di Tanah Air.

    “Kami akan bekerja sama dengan CATL yang sudah bangun industri baterai, dan kami akan suplai bukan hanya Toyota, tapi, juga industri,” kata Yoshiki Konishi di Tokyo, Selasa (24/10).

    CATL (Contemporary Amperex Technology Co. Limited) adalah produsen asal China yang berfokus pada manufaktur baterai lithium ion, sistem penyimpanan energi, dan manajemen baterai kendaraan listrik.

    Pada 2018, volume penjualan tahunan CATL mencapai 21,18 GWh. Berdasarkan total produksinya, CATL adalah penyedia solusi baterai untuk kendaraan listrik, kendaraan listrik hibrida, dan hibrida plug-in terbesar ketiga di dunia, setelah Panasonic (Sanyo) dan BYD.

    Baca juga: Toyota beri sinyal hadirkan hybrid untuk segmen terjangkau

    Baca juga: Mejeng di JMS 2023, Toyota Rangga dapat dikustomisasi jadi “apapun”

    Baca juga: Toyota akan bangun pusat riset dan pengembangan baterai EV di Michigan

    Pewarta: Pamela Sakina
    Editor: Natisha Andarningtyas
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDaihatsu boyong mobil legendaris ke Japan Mobility Show
    Next Article Permintaan Naik, Pembuat Loloh Cemcem Sulit Bahan Baku
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.