Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»“Tsunami” Omicron, Australia Catat Kumulatif 1 Juta Kasus COVID-19
    News

    “Tsunami” Omicron, Australia Catat Kumulatif 1 Juta Kasus COVID-19

    January 10, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    "Tsunami" Omicron, Australia Catat Kumulatif 1 Juta Kasus COVID-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    "Tsunami" Omicron, Australia Catat Kumulatif 1 Juta Kasus COVID-19 2
    Scott Morrison. (BP/Antara)

    SYDNEY, BALIPOST.com – Australia mencapai kumulatif kasus COVID-19 sebanyak 1 juta orang setelah dilanda “tsunami” Omicron. Pada Senin (10/1), Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Australia harus melalui wabah Omicron yang menyebar cepat.

    Lebih dari setengah total kasus itu dilaporkan dalam sepekan terakhir saja dan membebani sistem kesehatan dan rantai pasokan di Australia. Morrison, yang sedang menghadapi tekanan di awal tahun pemilihan, berencana mengubah aturan isolasi agar pekerjaan di bidang produksi dan distribusi makanan tetap dapat dilakukan oleh mereka yang menjadi kontak dekat tapi tidak bergejala.

    “Omicron menuntut pendekatan lain dan kita harus melaluinya,” kata dia dalam jumpa pers di ibu kota Canberra, dikutip dari Kantor Berita Antara.

    “Anda punya dua pilihan di sini: melaluinya atau menguncinya. Kita (memilih) untuk melaluinya.”

    Morrison berencana memperluas perubahan dalam aturan transportasi dan sektor-sektor utama lainnya. Proposal tentang hal itu akan diajukan kepada para pemimpin negara bagian dalam pertemuan kabinet nasional pekan ini. “Meskipun Australia menghadapi lonjakan kasus serius, sistem kesehatan masih mampu mengatasinya,” kata Morrison.

    Lebih dari 3.500 pasien dirawat di rumah sakit, naik dari sekitar 2.000 pada pekan lalu. Setelah berhasil meredam lonjakan kasus lewat penguncian agresif dan kontrol perbatasan yang ketat di awal pandemi, Australia kini mencatat rekor infeksi ketika mulai “hidup bersama virus” dengan tingkat vaksinasi yang lebih tinggi.

    Peningkatan jumlah pasien yang dirawat inap memaksa otoritas untuk memberlakukan kembali sejumlah pembatasan di negara bagian. Sementara itu, kelangkaan staf akibat pekerja terkena kewajiban isolasi atau sakit telah menghantam bisnis. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAwal tahun, Bridgestone buka store baru di PIK
    Next Article 4 Zodiak Ini Selalu Sukses Bikin Kecewa dan Patah Hati
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.