Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Umat Hindu Diajak Perkuat Moderasi Beragama Berbasis Seni-Budaya
    News

    Umat Hindu Diajak Perkuat Moderasi Beragama Berbasis Seni-Budaya

    December 4, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Umat Hindu Diajak Perkuat Moderasi Beragama Berbasis Seni-Budaya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Umat Hindu Diajak Perkuat Moderasi Beragama Berbasis Seni-Budaya 2
    Sarasehan Festival Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Seni Keagamaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama, di Yogyakarta, Minggu (4/12). (BP/Istimewa)

    YOGYAKARTA, BALIPOST.com – Koordinator Staf Khusus Presiden RI AAGN Ari Dwipayana mengajak masyarakat khususnya umat Hindu untuk terus memperkuat moderasi beragama melalui seni dan budaya. Seni-budaya bisa menjadi jembatan di tengah keragamaan dan perbedaan.

    Ari dalam pidato kunci di acara Sarasehan Festival Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Seni Keagamaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama, di Yogyakarta, Minggu (4/12) mengatakan setiap atraksi seni, para seniman memainkan peran personal sekaligus juga peran kolektif. Masing-masing penampil yang membawakan karya bersama harus bertoleransi dan berkolaborasi sehingga tercipta karya seni yang indah.

    Serasehan dihadiri oleh Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija, Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr Al-Makin, dan Cendekiawan Ulil Absar Abdala dan Guru Besar ISI Surakarta dan Prof. Dr. Nanik Sri Prihatini.

    Ari Dwipayana dikutip dari rilisnya menyampaikan Candi Prambanan merupakan simbol yang paling kasat mata tentang aktualisasi moderasi beragama yang dicontohkan oleh nenek moyang di masa lalu. Keharmonisan ini kemudian terekam dan ditulis oleh Mpu Tantular dalam kitab kekawin Sutasoma, dengan sesanti Bhinneka Tunggal Ika.

    Selain itu, Ari juga mengingatkan bahwa nenek moyang telah memadukan beragama dengan berkesenian. Hal itu terlihat jelas dalam panel relief Tarian Siwa Tandawa dan berbagai jenis alat musik yang terukir di Candi Prambanan. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSong Joong-ki Terkejut Penggemarnya Rela Kehujanan demi Lihat Dirinya
    Next Article Pembangunan Rumah Korban Gempa Cianjur Tuntas Sebelum Lebaran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.