Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Uni Eropa Desak Hentikan Kekerasan Rohingya
    News

    Uni Eropa Desak Hentikan Kekerasan Rohingya

    November 21, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Uni Eropa Desak Hentikan Kekerasan Rohingya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Uni Eropa Desak Hentikan Kekerasan Rohingya

    Etnis Rohingya (Foto: Fred Dufour/AFP)

    Nayidaw – Uni Eropa mendesak pemerintah Myanmar mengizinkan akses kemanusiaan penuh dan mengakhiri kekerasan di Rakhine yang memaska hampir satu juta etnis Rohingya melarikan diri ke Bangladesh.

    Setelah bertemu dengan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, diplomat utama Uni Eropa Federica Mogherini mengatakan kepada wartawan bahwa Eropa mendesak Myanmar menghentikan kekerasan, arus pengungsi dan menjamin akses kemanusiaan penuh ke Negara Bagian Rakhine.

    “Sangat menggembirakan,” kata Mogherini kepada wartawan usai melakukan pembicaraan dengan Suu Kyi pada Senin (20/11) waktu setempat.

    Menteri Luar Negeri, Jerman Sigmar Gabriel juga optimism setelah pertemuannya dengan Suu Kyi. Ia yakin bahwa Myanmar dan Bangladesh dapat segera mencapai kesepakatan repatriasi (Kembali ke tanah asal, Red).

    “Mereka ingin melakukan segalanya agar pengungsi bisa kembali,” kata Gabriel. “Tentu saja, ini pertanyaan tentang seberapa aman wilayahnya saat itu dan prospek hidup apa yang bisa dibuka di sana.”

    Sebelumnya, dalam sambutan pembukaannya di pertemuan Asia-Europe Meeting (ASEM)  dua hari, Suu Kyi mengatakan, dunia menghadapi konflik dan ketidakstabilan karena terorisme yang disebarkan oleh imigrasi ilegal.

    Suu Kyi mengutip penyebaran ilegal terorisme  dan ekstremisme kekerasan, ketidakharmonisan sosial dan bahkan ancaman perang nuklir sebagai alasan mengapa dunia berada dalam periode ketidakstabilan saat ini.

    Dalam pidatonya, ia secara langsung menyebutkan eksodus minoritas etnis Rohingya dari negaranya. Suu Kyi, pemenang Nobel Perdamaian, menuai kritik internasional atas tindakan militer Myanmar terhadap Rohingya, dari pemerkosaan, pembunuhan, pembakaran hingga penyiksaan sistematis.

    Sebelumnya, Menteri Luar Negeri China Wang Yi telah mengusulkan tiga tahap untuk mengakiri krisis Rohingya. Salah satunya, Myanmar dan Bangladesh harus menegosiasikan kesepakatan repatriasi. Namun, belum jelas apakah pengembalian etnis Rohingya ke Negara Bagian Rakhine dimungkinkan setelah desa mereka hancur.

     

    TAGS : Myanmar Bangladesh Rohignya PBB ASEM

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25088/Uni-Eropa-Desak-Hentikan-Kekerasan-Rohingya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKorut Juga Dituding Jadi Sponsor Teroris
    Next Article Menakar Kandidat Capres 2019, Prabowo Susul Jokowi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.