Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Uni Eropa Putus Hubungan dengan Militer Myanmar
    News

    Uni Eropa Putus Hubungan dengan Militer Myanmar

    October 10, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Uni Eropa Putus Hubungan dengan Militer Myanmar

    Pengunsi Rohingya (Foto: AFP)

    Dhaka – Pemerintah Uni Eropa mengusulkan menghentikan sementera waktu hubungan dengan jenderal-jenderal penting Myanmar sebagai langkah awal  meningkatkan sanksi atas kekejaman Myanmar terhadap Rohingya. Kebijakan itu menargetkan angkatan bersenjata Myanmar dan perwira militer senior lainnya.

    Rashed Ahmed Chowdhury, mantan utusan khusus Bangladesh untuk PBB, menyambut baik usulan tersebut dengan menyebut pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi sebagai boneka militer negara tersebut.

    “Saat ini, Myanmar mendapatkan senjata dari negara Barat, termasuk Israel. Begitu jalur pasokan terputus, akan menciptakan tekanan besar bagi Myanmar. Baru setelah itu Bangladesh bisa memulangkan kembali para pengungsi,”kata Chowdhury kepada Arab News, menyarankan langkah-langkah yang lebih komprehensif.

    “Dunia harus mempertimbangkan sanksi ekonomi terhadap Myanmar. Dewan Keamanan PBB harus mengeluarkan resolusi dengan suara bulat untuk menghentikan pembersihan etnis ini, yang sama sekali tidak dapat diterima. Jika situasinya terus berlanjut, banyak negara akan membuang populasi minoritas dari tanah mereka.”

    Diplomat Bangladesh Q. A. M. A. Rahim mengatakan kepada Arab News, “Sejak awal, Uni Eropa mengambil pendekatan rasional terhadap kekejaman ini. Kali ini juga, tidak menunggu ada panggilan dari siapapun. Uni Eropa membuat pendiriannya sangat jelas, dan mengambil keputusan secara independen.”

    Mantan sekretaris asing Bangladesh dan mantan sekretaris jenderal Asosiasi Kerjasama Regional Asia Selatan (SAARC) mengatakan ia yakin Uni Eropa akan mengambil tindakan lebih lanjut jika Myanmar terus melakukan kekejaman terhadap Rohingya.

    “Bangladesh harus mengintensifkan upaya untuk meyakinkan negara-negara yang mendukung Myanmar bahwa pembersihan etnis ini harus dihentikan,” tambahnya.

    “Tanpa tekanan yang konsisten dan menyeluruh dari masyarakat internasional, tidak akan ada solusi berkelanjutan untuk krisis pengungsi. Inisiatif Uni Eropa sangat baik,” kata Mantan Duta Besar Sohrab Hossain kepada Arab News 

    Tekanan semacam itu harus dipelihara untuk memaksa Myanmar untuk memanggil kembali Rohingya yang melarikan diri, katanya, memuji diplomasi Bangladesh dalam hal ini.

    TAGS : Rohingya Bangladesh Myanmar PBB Uni Eropa

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/23001/Uni-Eropa-Putus-Hubungan-dengan-Militer-Myanmar-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTurki Kecam Amerika Serikat Terkait Larangan Visa Non-Imigran
    Next Article Langgar Sanksi, Empat Kapal Korut Ditolak Masuk Pelabuhan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.