Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan
    News

    Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan

    June 1, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah berencana memusnahkan vaksin yang telah kedaluwarsa. Sebab, vaksin tersebut membuat penuh tempat penyimpanan di dinas kesehatan provinsi.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tidak menyebut jumlah pasti dosis vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa. Dia hanya menyatakan bahwa kebanyakan merupakan vaksin hibah. ”Kita dapat banyak vaksin hibah dari negara maju yang hampir expired date,” ujarnya seusai rapat terbatas kemarin (31/5).

    Hingga April, pemerintah menerima 470 juta dosis vaksin. Sebanyak 130 juta di antaranya merupakan vaksin hibah atau tidak membeli. Mulai April hingga akhir tahun nanti, akan ada lagi kedatangan vaksin Covid-19 mencapai 71 juta dosis. Sebanyak 15 juta di antaranya merupakan sisa kontrak 2021. Sisanya merupakan vaksin hibah. ”Indonesia (laju) vaksinasinya cepat sekali sehingga mereka senang mengirimkan hibah ke Indonesia,” ungkap Budi.

    Dengan melambatnya vaksinasi karena sebagian besar masyarakat sudah divaksin, sebagian vaksin hibah mengalami kedaluwarsa. Akibatnya memenuhi gudang di daerah. Jika ada pengiriman baru, vaksin itu justru akan menghambat. ”Mulai terasakan penuh. Kita mulai vaksinasi rutin dengan bulan vaksinasi anak,” kata Budi.

    Menurut Budi, Presiden Jokowi menyarankan agar pemusnahan vaksin Covid-19 dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. Pemusnahan juga harus didampingi BPKP, jaksa agung, dan aparat penegak hukum lain. ”Sehingga lebih transparan,” ucapnya.

    Lantaran masih banyak vaksin yang datang hingga akhir tahun, penyuntikan booster harus didorong. ”Kita sekarang sudah 412 juta dosis yang diberikan. Dosis pertamanya juga sudah tembus 200 juta,” tuturnya. Sementara itu, dosis kedua baru 65 persen dan booster 25 persen.

    Booster dipandang sangat penting karena akan meningkatkan ketebalan dan kekuatan kadar antibodi dalam tubuh. Berdasar data sero survei, rata-rata antibodi sebelum seseorang diberi vaksin penguat hanya berada di angka 300–400. ”Karena itu, arahan Bapak Presiden sekaligus untuk mempercepat stok vaksin yang banyak di daerah-daerah sekarang. Itu segera menerapkan booster,” ungkapnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleWuling perkenalkan eksterior EV yang akan dijual di Indonesia
    Next Article Pemberian KTP -el kepada WNA Sesuai Ketentuan UU Adminduk
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.