Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Virus Corona Makin Merebak, DPR Desak Pemerintah Kaji Wacana Lockdown
    News

    Virus Corona Makin Merebak, DPR Desak Pemerintah Kaji Wacana Lockdown

    March 14, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Virus Corona Makin Merebak, DPR Desak Pemerintah Kaji Wacana Lockdown

    Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daula

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay mendesak pemerintah untuk mengkaji wacana lockdown Indonesia.

    Menurut Saleh, kajian bisa dilakukan dengan mengundang para ahli virus demi memiminalisir kian tersebarnya Virus Corona atau Covid-19.

    Diketahui, Jumlah pasien positif virus Corona di Indonesia terus meningkat. Per hari ini, jumlah orang yang positif covid-19 sebanyak 96 orang. 

    “Saya mendesak pemerintah untuk mengundang para ahli untuk mengkaji wacana lockdown Indonesia. Pasalnya, wacana lockdown itu sudah banyak diusulkan oleh berbagai kalangan, tidak hanya kalangan awam, usulan itu juga disebutkan oleh ahli dan akademisi,” kata Saleh kepada Jurnas.com, Sabtu (14/03/2020).

    “Usulan ini menurut saya tidak ada kaitannya dengan politik, ini murni atas nama kemanusiaan. Karena itu, pendekatannya harus dengan pendekatan nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.

    Baca juga.. :

    • Trump akan Jalani Tes Virus Corona
    • Mulai Besok Arab Saudi Tangguhkan Penerbangan Internasional
    • Perkara Kedaulatan, PDIP: Pemerintah Jangan Disetir WHO

    Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR RI ini mengungkapkan, salah satu ahli virus asal Universitas Indonesia (UI) telah mengusulkan agar pemerintah segera melakukan lockdown.

    “Katanya, itu salah satu cara untuk memudahkan penanganan masalah pandemi seperti ini,” kata dia.

    Masih kata Saleh, Dalam konteks ini, pemerintah mau tidak mau harus meliburkan sekolah dan perguruan tinggi, kalau pun harus belajar, perlu dipikirkan bagaimana sistem belajar mengajarnya.

    Misalnya, dengan mengambil metode jarak jauh, sebab, teknologi yang ada itu sudah sangat mungkin dilakukan.

    “Menteri pendidikan (Nadiem Makarim) kita kan paham sekali soal ilmu Teknologi (IT), Kalau nanti sekolah diliburkan, mendikbud tentu sudah siap untuk melaksanakan belajar jarak jauh dan belajar dengan pendekatan teknologi digital,” katanya.

    Memang tidak mudah mengambil keputusan Lockdown, sebab, lanjut Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, banyak konsekuensi yang harus diterima negara Indonesia.

    “Lockdown itu akan berimplikasi kepada banyak aspek kehidupan sosial kita,” ujar dia.

    Saleh mengatakan, jika Lockdown nantinya benar – benar dilakukan, pemerintah harus mempersiapkan berbagai kebutuhan rakyat, bahan-bahan makanan pokok harus tersedia. Masyarakat harus dengan mudah dapat mengaksesnya dan dipastikan tidak ada penimbunan.

    “Kalau perlu, pemerintah bisa mensubsidi masyarakat yang tidak mampu. Itu dilakukan semasa lockdown. Tidak hanya Indonesia, negara lain juga melakukan itu. Perlindungan warga harus diutamakan,” katanya.

    Selain itu, pemerintah juga diminta untuk melarang masyarakat untuk melakukan pertemuan-pertemuan dalam bentuk keramaian.

    Sebab, keramaian dan kerumunan diyakini tidak aman bagi mereka yang hadir. Di tempat seperti itu, potensial terjadi transmisi virus corona.

    “Virus corona kan sudah jelas bisa ditransmisikan dari manusia ke manusia, artinya, dalam kerumunan itu, bisa saja ada orang yang terinfeksi. Kalau ada, itu sangat potensial bisa ditransmisikan ke orang lain,” katanya.

    Hal penting lainnya, kata Saleh, adalah para kepala daerah mulai dari gubernur, bupati dan walikota juga didesak untuk melaksanakan tanggap darurat nasional.

    Luasnya wilayah Indonesia menyebabkan semua lapisan masyarakat harus terlibat dalam memerangi virus korona ini. Pelibatan itu bisa dengan mudah dilakukan jika para kepala daerah ikut berpartisipasi secara aktif.

    TAGS : DPR Corona Lockdown

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/68941/Virus-Corona-Makin-Merebak-DPR-Desak-Pemerintah-Kaji-Wacana-Lockdown/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleWabah Corona Merebak, Ini Pesan Mbak Selvi `Ojek Pengkolan` untuk Pemerintah
    Next Article Menteri Perhubungan RI Positif Corona
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.