Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Virus Korona ini Nyata dan Sangat Berbahaya, Ketum PBNU: Terapkan 3M
    News

    Virus Korona ini Nyata dan Sangat Berbahaya, Ketum PBNU: Terapkan 3M

    January 30, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Virus Korona ini Nyata dan Sangat Berbahaya, Ketum PBNU: Terapkan 3M 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegakan bahwa Covid-19 itu adalah nyata. Dan virus ini sangatlah membahayakan bagi manusia.

    “Dalam menghadapi Covid-19 ini saya tegaskan, kepada bapak semuanya bahwa virus Korona itu ada, sangat membahayakan,” ujar Said Aqil dalam Harlah NU ke-95 secara virtual di Jakarta, Sabtu (30/1).

    Menurut Said, apalagi para orang tua dengan penyakit penyerta maka virus Korona ini sangatlah berbahaya. Sehingga para orang dengan usia lanjut ini mesti dilindungi dari bahaya Covid-19.

    “Terutama kepada orang yang sudah mempunyai penyakit jantung, diabetes, paru-paru usia lebih dari 50 tahun, seperti saya ini maka biasanya terjangkit dan sulit untuk disembuhkan. Kalau masih muda belum ada penyakit mudah disembuhkan,” katanya.

    Said berpesan, agar memutus penyebatan Covid-19 maka masyarakat perlu menerapkan protokol kesehatan 3M secara ketat. Seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

    “Tidak tertular Covid-19 ini, maka masyarakat perlu disiplin menjalankan protokol kesehatan, kita harus waspada dan menjalankan protokol kesehatan. jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan,” ungkapnya.

    Saat ini pemerintah yang sudah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 ini agar bisa memutur penyebaran Covid-19 di tanah air. Nantinya vaksin tersebut akan menumbuhkan kekebalan komunal atau herd immunity.

    “Vaksin bisa menjaga bisa menumbuhkan kekebalan tubuh kita untuk menolak bahaya virus Korona,” ungkapnya.

    Said mengajak masyarakat menerapkan protokol kesehatan ini semata-mata agar penularan Covid-19 di dalam negeri bisa ditekan. Terlebih disiplin protokol kesehatan bisa menyelamatkan manusia.

    “Jangan sangka saya dibayar ngomong kayak gini, enggak, tapi benar-benar Korona itu ada dan bahaya maka kalau ada vaksin nanti ayo kita sukseskan agenda vaksin ini, saya ngomong seperti ini tidak dibayar, enggak, tapi ingin menyelamatkan kita semua,” pungkasnya.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Gunawan Wibisono


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLBH Malhamah Keadilan Indonesia Bakal Tangani Kasus Kerumunan Covid-19
    Next Article Cegah Malfungsi Rokok Elektrik dengan Jaminan Keamanan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.