Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»VW tambah investasi Rp17,1 triliun di China untuk mobil listrik
    Automotive

    VW tambah investasi Rp17,1 triliun di China untuk mobil listrik

    December 8, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    VW tambah investasi Rp17,1 triliun di China untuk mobil listrik 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Di tengah memanasnya perang dagang AS-China, pabrikan otomotif Jerman Volkswagen justru meningkatkan investasinya di pasar terbesar dunia dengan membangun pusat penelitian dan pengembangan (R&D) untuk pengembangan mobil listrik.

    Pusat R&D baru itu diresmikan hari ini di fasilitasnya di Anhui, Provinsi Hefei, dan pada saat bersamaan usaha patungan dengan mitra lokal JAC Volkswagen diubah namanya menjadi Volkswagen (Anhui) Automotive Company Limited.

    Dengan 75 persen saham dalam usaha patungan, Volkswagen mengambil alih kendali manajemen di Volkswagen (Anhui). Produk masa depan perusahaan akan didasarkan pada Modular Electric Drive Matrix (MEB) VW, dengan rencana perluasan langkah demi langkah kompetensi R&D lokal dan tujuan memanfaatkan sinergi global.

    Kendaraan pertama diharapkan meluncur dari jalur produksi Anhui pada tahun 2023.

    “Volkswagen Anhui adalah janji untuk kemitraan yang lebih kuat dan kekuatan e-mobilitas di China. Dalam tiga tahun ke depan, kita dapat mengharapkan produksi MEB yang canggih, portofolio listrik penuh baru, dan solusi teknologi dari pusat R&D di Anhui,” kata CEO Volkswagen AG, Herbert Diess, Selasa.

    Baca juga: VW ingin buat mobil listrik kecil untuk dijual massal

    Baca juga: Volkswagen mulai nikmati pemulihan, jual 1,5 juta unit kuartal tiga

    Diess mengatakan Volkswagen Anhui akan memperkuat peran China dalam elektrifikasi dan digitalisasi Grup Volkswagen.

    “Dengan komitmen kami kepada Volkswagen (Anhui), kami akan sepenuhnya memanfaatkan sinergi global Grup untuk mengintensifkan strategi mobilitas elektronik kami di China dan membantu kami mencapai netralitas karbon bersih pada tahun 2050,” kata CEO Volkswagen Group China Stephan Wöllenstein.

    Di Hefei, penelitian dan pengembangan, jaminan kualitas, rekayasa simultan, serta kemampuan penuh produksi dan pengujian pra-seri, semuanya akan disatukan dalam satu fasilitas, dengan integrasi di seluruh rantai nilai industri.

    Dengan menggabungkan fungsi-fungsi utama ini dan menggunakan platform MEB, Volkswagen akan mempercepat siklus pengembangan dan memungkinkan waktu pemasaran yang jauh lebih cepat untuk produk baru.

    Di pusat R&D ini Volkswagen akan mempekerjakan sekitar 500 bakal lokal pada 2025. Tahap kedua transformasi Volkswagen (Anhui) akan dimulai pada tahun 2021, dengan perluasan infrastruktur dan peralatan untuk lini produksi, ditambah bangunan bengkel baterai serta bengkel validasi kendaraan dan komponen.

    Pabrik skala penuh untuk kendaraan listrik murni, dengan kapasitas produksi maksimum 350.000 unit per tahun, akan selesai pada akhir tahun 2022, dengan model pertama direncanakan untuk diproduksi secara seri pada tahun 2023.

    Grup Volkswagen telah menginvestasikan sekitar 1 miliar euro atau sekira Rp17,1 triliun untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya di Volkswagen (Anhui), yang sebelumnya dikenal sebagai JAC Volkswagen, dari 50 menjadi 75 persen.

    Yang juga termasuk dalam investasi adalah akuisisi 50 persen saham JAG, perusahaan induk dari mitra usaha patungan Volkswagen, JAC. Dengan ditutupnya transaksi ini, Volkswagen kini mengambil alih kendali manajemen di Volkswagen (Anhui).

    Sejak pembentukan perusahaan patungan JAC Volkswagen pada tahun 2017, Volkswagen telah menjadi bagian dari ekosistem lokal produsen dan pemasok NEV (new energy vehicle) Anhui.

    Misalnya, Volkswagen baru-baru ini mengakuisisi saham strategis di pemasok baterai yang berbasis di Hefei, Gotion. Volkswagen memulai pembicaraan untuk mendirikan tempat pemasok di dekat pabrik di Hefei.

    Baca juga: Lima top pabrikan otomotif di tahun pandemi 2020

    Baca juga: Volkswagen batalkan penjualan sedan Passat di Eropa

    Baca juga: VW Tiguan R sudah bisa dipesan, harga hampir Rp1 miliar

    Pewarta: S026
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2020

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRCTI+ Lengkapi Diri dengan Informasi Teknologi
    Next Article BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan pada Akhir 2020 hingga Awal 2021
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.