Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Teknologi»Wagub Sebut Pertanian Harus Digarap Lebih Serius, Dorong Pemanfaatan Teknologi
    Teknologi

    Wagub Sebut Pertanian Harus Digarap Lebih Serius, Dorong Pemanfaatan Teknologi

    September 16, 2021No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wagub Sebut Pertanian Harus Digarap Lebih Serius, Dorong Pemanfaatan Teknologi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Wagub Sebut Pertanian Harus Digarap Lebih Serius, Dorong Pemanfaatan Teknologi 2
    Seorang petani memeriksa bibit padinya yang telah tertanam di Renon, Denpasar. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Keterpurukan perekonomian Bali akibat gempuran pandemi COVID-19 mesti dijadikan pelajaran ke depannya. Jangan lagi hanya sektor pariwisata yang dijadikan tumpuan perekonomian Bali.

    Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), mengatakan sektor pertanian mesti digarap lebih serius ke depannya. Bahkan, untuk menggairahkan sektor pertanian, pihaknya akan mendorong pemanfaatan teknologi.

    Penerapan teknologi di bidang pertanian sangat penting untuk menarik minat generasi muda menekuni sektor ini. Dengan demikian, ke depan sektor pertanian bisa memberi kontribusi yang sama besar dengan pariwisata.

    Wagub Sebut Pertanian Harus Digarap Lebih Serius, Dorong Pemanfaatan Teknologi 3
    Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. (BP/Istimewa)

    Cok Ace, mengungkapkan pandemi COVID-19 telah menekan pertumbuhan ekonomi Bali hingga titik nadir. Bahkan, Bali mengalami kontraksi ekonomi paling hebat jika dibandingkan provinsi lain di Indonesia karena sangat bergantung pada sektor pariwisata.

    Disebutkan, 54 persen PDRB bersumber dari sektor pariwisata, sehingga di masa pandemi, Bali kehilangan devisa hingga Rp 9,7 triliun setiap bulan. Untuk itu, Wagub Cok Ace mengajak masyarakat Bali untuk kembali menekuni pertanian dan membangkitkan kerajinan lokal di tengah kondisi pandemi Covid-19.

    Dengan harapan bisa mendongkrak aktivitas perekonomian yang kini tengah tertekan. Apalagi, Bali pada awalnya hidup di sektor agraris kemudian beralih pada sektor pariwisata, dan secara tanpa sengaja melompati sektor industri pengolahan (sekunder).

    Kontribusi sektor pariwisata sebelum pandemi mencapai 68 persen, sedangkan sektor pertanian dan pengolahan berkisar 15 hingga 17 persen. ‘Oleh karena itu, beberapa langkah yang saat ini bisa dilakukan yakni kembali menekuni sektor pertanian, kelautan, perikanan, dan membangkitkan kerajinan lokal sebagai mata pencaharian penopang ekonomi rakyat,” tandasnya.

    Untuk mendukung peningkatan produk pertanian lokal, sebagai payung hukum Pemerintah Provinsi Bali juga telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali  (Pergub) No 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali. Petani lokal Bali akan memiliki kepastian harga dan keuntungan dalam menjual hasil panennya.

    Dengan adanya payung hukum tersebut, Cok Ace berharap masyarakat semakin semangat dalam menekuni dunia pertanian. Sehingga sektor pertanian dan pariwisata menjadi satu kesatuan mata rantai yang tidak terpisahkan dan saling menguatkan.

    Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Provinsi Bali, Trisno Nugroho, mengatakan bahwa ke depan potensi pengembangan sektor pertanian, khususnya di Bali masih sangat besar. Namun demikian, sejumlah tantangan juga masih menghadang.

    Pertama, dari sisi faktor produksi, teknologi produksi masih rendah dengan kapasitas SDM yang terbatas sehingga produktivias masih rendah dan nilai tambah pengolahan komoditas juga terbatas. Kedua, dari sisi kelembagaan, peran kelembagaan kelompok tani juga masih belum optimal baik dari sisi hulu seperti pengawasan praktek bertani yang baik (Good Agriculture Practices) maupun dari sisi hulu seperti implementasi korporatisasi petani untuk mencapai skala ekonomi, mendapat pembiayaan, dan pasar yang lebih pasti.

    Dan ketiga, tantangan terkait kerjasama perdagangan luar negeri (ekspor) yang mencakup hambatan non tarif seperti pemenuhan persyaratan/sertifikasi pasar internasional maupun hambatan tarif yang dikenakan oleh negara pasar.

    Terkait tantangan-tangan di atas, terutama terkait peningkatan produktivitas dan nilai tambah, perlu transformasi pertanian ke arah digitalisasi pertanian (pertanian 4.0). Penerapan digitalisasi pertanian di sisi hulu diharapkan akan mengubah cara bertani, perilaku petani, hingga cara penyediaan input.

    Kemudian, digitalisasi sisi hilir akan memperluas cakupan pasar, efisiensi harga, hingga cara penjualan produk. Apalagi, upaya digitalisasi pertanian ini sudah mulai terlihat di Indonesia melalui berbagai model dan inovasi, seperti pertanian vertikal, pertanian presisi, dan pertanian pintar (smart farming).

    Di wilayah Bali-Nusra sendiri, penerapan Pertanian 4.0 masih terbatas. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali tahun 2020, implementasi pertanian digital di Bali-Nusra masih didominasi pada sisi hilir, yaitu pemanfaatan e-commerce untuk penjualan produk.

    Selain itu, implementasi pertanian digital tersebut belum dilakukan secara end to end. Namun, apabila dilihat secara spasial, tingkat implementasi pertanian 4.0 di Bali relatif lebih tinggi dibandingkan NTB dan NTT. Hal ini dipengaruhi oleh faktor struktural seperti ketersediaan infrastruktur dan sumber daya manusia. (Winatha/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTelanjur Nyaman Selingkuh dengan Teman Sekantor, Waspadai 5 Tandanya
    Next Article Punya Sifat Keras Kepala, 4 Zodiak Ini Ogah Akui Kesalahan Sendiri
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT

    May 29, 2026
    Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini di Jogja hingga Semarang (Ilustrasi/AI)

    Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini di Jogja, Sleman, hingga Semarang

    April 23, 2026
    Travoy jadi andalan pengguna jalan tol untuk cek lalu lintas, cuaca, dan rest area (Tangkapan Layar Aplikasi)

    Andalkan Travoy Apps, Pengguna Jalan Tol Kini Lebih Siap Hadapi Perjalanan

    April 17, 2026
    Cetak Stiker Terdekat - Apix F18: Percetakan Stiker Terdekat yang Sudah Dipercaya Sejak 2010 di Jakarta - Apix F18

    Apix F18: Percetakan Stiker Terdekat yang Sudah Dipercaya Sejak 2010 di Jakarta

    April 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.