Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Wamenkeu Dorong Potensi APBN dan APBD Untuk Pengadaan Produk Dalam Negeri
    News

    Wamenkeu Dorong Potensi APBN dan APBD Untuk Pengadaan Produk Dalam Negeri

    October 17, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wamenkeu Dorong Potensi APBN dan APBD Untuk Pengadaan Produk Dalam Negeri 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Wamenkeu Dorong Potensi APBN dan APBD Untuk Pengadaan Produk Dalam Negeri 2
    Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Webinar 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja di Jakarta, Senin (17/10/2022). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Potensi anggaran Rp 747 triliun yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk dapat digunakan sebagai belanja pengadaan produk dalam negeri.

    “Belanja produksi dalam negeri ini harus kita dorong, tidak kurang Rp 740 triliun belanja APBN dan APBD yang dapat digunakan untuk produk-produk dalam negeri,” kata Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam Webinar 100 Tahun Eka Tjipta Widjaja di Jakarta, seperti dikutip dari kantor berita Antara, Senin (17/10).

    Suahasil merinci dari anggaran Rp747 triliun itu sebesar Rp389,24 triliun diantaranya berasal dari potensi belanja APBD, sedangkan Rp357,8 triliun sisanya dari APBN.

    Ia menegaskan optimalisasi anggaran Rp747 triliun ini harus segera dilakukan karena akan menjadi katalis untuk membuat perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur yang tumbuh dengan inflasi tetap terjaga.

    Terlebih lagi, APBN memang anggaran negara yang merupakan katalis sangat penting untuk belanja produksi dalam negeri sehingga betul-betul harus dimanfaatkan sesuai dengan tugasnya.

    Ekonomi Indonesia sendiri saat ini berada dalam kondisi optimis karena tetap terjaga setelah pandemi COVID-19 menghantam selama 2,5 tahun.

    Di sisi lain Indonesia juga tetap waspada karena ternyata pandemi meninggalkan scarring effect terhadap perekonomian dari sisi suplai yakni sektor produksi belum bisa cepat merespon permintaan sehingga terjadi inflasi.

    Meski demikian ekonomi Indonesia harus tetap berada dalam jalur pertumbuhan positif seperti dua kuartal awal tahun 2022, sehingga salah satu katalisnya adalah dengan mengoptimalisasi belanja produk dalam negeri. “APBN sebagai anggaran negara adalah katalis yang sangat penting untuk belanja produksi dalam negeri,” tegas Wamenkeu Suahasil. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBPS: Neraca Perdagangan Barang Indonesia Alami Surplus
    Next Article Taiwan Tegas Tolak Keinginan Reunifikasi China
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.