Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Warga Jepang Tetap Memakai Masker
    International

    Warga Jepang Tetap Memakai Masker

    March 13, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Warga Jepang Tetap Memakai Masker 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Warga Jepang Tetap Memakai Masker 2
    Arsip – Warga sambil memakai masker berjalan di bawah dekorasi Tahun Baru di jalan Nakamise yang mengarah ke kuil Senso-ji di distrik Asakusa, tempat wisata populer, di tengah pandemi COVID-19, di Tokyo, Jepang, 9 Januari 2023. (BP/Ant)

    TOKYO, BALIPOST.com – Meskipun aturan sudah dilonggarkan sebagai upaya pemerintah untuk menormalkan kegiatan sehari-hari pascapandemi, warga Jepang tetap memakai masker.

    Seperti halnya para pengguna komuter pagi di Tokyo dan orang-orang di stasiun dan tempat berkumpul lainnya tampaknya masih menggunakan masker.

    Diantaranya, adalah perempuan 29 tahun, Shiori Ogino yang dalam perjalan ke kantor mengatakan ia akan tetap memakai masker karena resiko terinfeksi virus corona dan aturan menjaga jarak masih belum berubah. Dikutip dari kantor berita Antara, Senin (13/3), ia mengatakan, akan menunggu hingga pemerintah menurunkan status virus corona sebagai penyakit infeksi biasa pada Mei seperti yang direncanakan.

    Aturan pemakaian masker dilonggarkan menjelang penurunan status COVID-19 menjadi kategori penyakit infeksi biasa pada 8 Mei.

    COVID-19 saat ini ditetapkan sebagai kategori khusus setara atau lebih kuat dari Kelas 2, yang meliputi penyakit menular seperti tuberkulosis dan sindrom pernapasan akut berat atau SARS.

    Namun pada peron kereta peluru Shinkansen di Stasiun Tokyo pada Senin pagi, sebagian besar pebisnis dan pelancong tetap memakai masker. Salah satunya Kiyoshi Watanabe, pria berusia 76 tahun dan sedang dalam perjalanan menuju prefektur Kyoto yang mengatakan bahwa ia masih menunggu bagaimana kelanjutan pelonggaran itu. ‘Saya berharap dapat mulai melepaskannya pada sekitar akhir musim semi,” kata dia.

    Meskipun memakai masker tidak pernah diwajibkan secara hukum di Jepang, pemerintah tetap mengimbau pemakaian masker di dalam ruangan sementara tidak mewajibkan pemakaian di luar ruang. Namun sebagian besar warga Jepang tetap memakai masker di dalam maupun di luar ruangan.

    Melalui aturan baru, pemerintah akan tetap mengimbau pemakaian masker di institusi kesehatan, rumah perawatan dan transportasi umum yang padat. Pemerintah juga mencatat masker melindungi orang-orang yang berisiko tinggi terinfeksi penyakit serius, termasuk lansia.

    Maskapai penerbangan, kereta, bus dan transportasi publik lainnya tidak akan lagi mewajibkan penggunanya memakai masker, dan hal yang sama juga berlaku bagi pegawai jaringan supermarket besar dan toko serba ada.

    Seorang komuter yang bepergian tanpa masker adalah Perdana Menteri Fumio Kishida. Pemimpin Jepang itu bersama staf keamanan dan sekretariatnya melakukan perjalanan pendek dari kediaman perdana menteri menuju kantornya tanpa memakai masker.

    Kepada wartawan Kishida mengatakan akan lebih sering melepaskan masker mulai saat ini sambil mengimbau orang-orang untuk tetap memakai masker ketika bertemu dengan orang dengan risiko penularan tinggi seperti lansia di fasilitas perawatan.

    Di Disneyland Tokyo yang sejak Senin tidak lagi mensyaratkan pengunjung atau staf memakai masker, hampir setiap orang yang akan membeli tiket masih memakai masker.

    Akan tetapi seorang wanita berusia 30 tahun yang datang bersama keluarganya dari Prefektur Saga, Japang barat daya, melawan tren tersebut. “Kami datang jauh-jauh ke Disneyland, dan hal terbaik adalah jika kami dapat melihat ekspresi satu sama lain hari ini,” kata dia.

    Demikian juga sekolah, secara prinsip tidak lagi mewajibkan pemakaian masker mulai 1 April yang merupakan tahun ajaran baru di Jepang.

    Namun, bagi tempat pangkas rambut, salon kecantikan dan layanan lain dengan kontak dekat, pelanggan kemungkinan besar masih diminta memakai masker. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKejagung Temukan Kerugian Rp 148 Miliar Dalam Kasus Pengelolaan Dana Pensiun
    Next Article Lagu-lagunya Diakses Lebih dari 1,5 Miiliar Kali, Yovie Gelar Konser
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.