Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Waspada Dini Hepatitis Akut, Periksa jika Kulit Kuning dan Urine Gelap
    News

    Waspada Dini Hepatitis Akut, Periksa jika Kulit Kuning dan Urine Gelap

    May 7, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Waspada Dini Hepatitis Akut, Periksa jika Kulit Kuning dan Urine Gelap 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memberikan perhatian serius terhadap kemunculan penyakit hepatitis akut. Surat edaran pun disampaikan ke seluruh rumah sakit dan puskesmas. Seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) diminta meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

    Kadinkes Surabaya Nanik Sukristina menyatakan, belum ditemukan gejala hepatitis akut di wilayah metropolis. Sampai saat ini, belum ada laporan terkait dengan temuan penyakit tersebut. ”Tapi, harus ada kewaspadaan dini,” kata Nanik, Kamis (5/5).

    Pihaknya sudah memberikan imbauan tertulis ke rumah sakit dan puskesmas. Rumah sakit diminta mengamati semua kasus sindrom jaundice akut atau penyakit kuning akut yang penyebabnya tidak jelas. Semua kasus harus ditangani sesuai dengan SOP dan melalui pemeriksaan laboratorium. Rumah sakit juga diminta melakukan hospital record review (HRR) terhadap hepatitis akut yang etiologinya tidak diketahui sejak 1 Januari 2022.

    ”Saya minta dilaporkan segera jika ada penemuan kasus potensial sesuai dengan indikasi kasus,” ujar Nanik.

    Puskesmas juga diminta menguatkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada seluruh warga. Salah satu pencegahannya, jelas Nanik, menetapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan tempat tinggal. Warga juga diminta langsung mengakses fasyankes jika mengalami sindrom jaundice atau penyakit kuning.

    Nanik menjelaskan, pihaknya memberlakukan sistem kewaspadaan dini dan respons (SKDR). Warga pun diminta berpartisipasi dengan melaporkan kasus sindrom jaundice akut secara rutin. Gejalanya ditandai dengan kulit dan sklera berwarna ikterik atau kuning serta urine berwarna gelap yang timbul secara mendadak.

    ”Kami juga buat jejaring lintas program dan sektor di setiap wilayah kerja puskesmas,” jelas Nanik.

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : (mar/sam/c14/git)


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBos Garuda Sebut Puncak Arus Balik 8 Mei, Lebih dari 51 Ribu Penumpang
    Next Article Kasus COVID-19 Harian Nasional Lebih Rendah dari Sehari Sebelumnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.