Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»WHO Belum Yakin Virus Korona Menular di Masa Inkubasi
    News

    WHO Belum Yakin Virus Korona Menular di Masa Inkubasi

    January 28, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    WHO Belum Yakin Virus Korona Menular di Masa Inkubasi

    Virus Korona (Foto: CNN)

    Jenewa, Jurnas.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum dapat memastikan apakah penyebaran virus korona dapat menular selama masa inkubasi, sebelum gejala virus tersebut muncul.

    Hingga hari ini, virus korona yang memicu infeksi pernapasan akut seperti pneumonia, telah membunuh lebih dari 100 orang dan menginfeksi setidaknya 4.000 orang di China.

    Dalam laporan terbaru tentang virus yang dikenal sebagai 2019nCoV, WHO mengatakan perkiraan saat ini menetapkan masa inkubasi virus korona berlangsung antara 2-10 hari.

    “Memahami waktu ketika pasien yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada orang lain sangat penting untuk upaya pengendalian,” kata WHO dikutip dari Channel News Asia pada Selasa (28/1).

    Keterangan WHO juga tidak mengkonfirmasi pernyataan otoritas China bahwa orang yang terinfeksi dapat menyebarkan penyakit, bahkan sebelum mereka menunjukkan gejala demam atau kesulitan pernapasan.

    Baca juga.. :

    • Virus Korona Sudah Menyebar sampai ke Jerman
    • Tiga Menteri Bertemu Bahas Virus Corona, Ini Hasilnya
    • HNW Minta WNI di China Segera Dievakuasi

    “Informasi epidemiologis terperinci dari lebih banyak orang yang terinfeksi diperlukan untuk menentukan periode infeksi 2019nCoV, khususnya apakah penularan dapat terjadi dari individu tanpa gejala atau selama periode inkubasi,” katanya.

    WHO pekan lalu berhenti mengumumkan wabah sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional – suatu penunjukan langka yang hanya digunakan untuk wabah terburuk yang akan memicu tindakan global yang lebih terpadu.

    Tetapi badan dunia itu mengakui pada Senin bahwa pihaknya telah membuat kesalahan dalam penilaian risikonya untuk virus mematikan dalam beberapa laporan pekan lalu, mengakui risiko global itu “tinggi” daripada “sedang”.

    Virus ini telah menimbulkan kekhawatiran global karena kemiripannya dengan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS), yang menewaskan ratusan orang di seluruh daratan Cina dan Hong Kong pada 2002-2003 dan juga dilacak ke perdagangan permainan liar.

    Virus baru itu diyakini telah melonjak ke orang-orang dari binatang di pasar Wuhan, tetapi sejak itu sudah mulai menyebar di antara manusia, walaupun cara penularannya belum pasti.

    Seperti halnya SARS dan Middle-East Respiratory Syndrome atau MERS, WHO menyebut virus baru dapat menyebar melalui tetesan, seperti lewat bersin atau batuk, atau melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau dengan benda yang mereka sentuh.

    Untuk mengurangi risiko infeksi, WHO menekankan perlunya menghindari kontak dekat dengan orang yang menderita infeksi pernapasan akut, sering mencuci tangan, dan menghindari kontak tanpa perlindungan dengan hewan ternak atau peternakan.

    Agensi juga menekankan pentingnya mempraktikkan apa yang disebut etika batuk, termasuk menjaga jarak dan menutupi batuk dan bersin dengan tisu.

    WHO tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan atau perdagangan internasional, tetapi menyerukan tingkat kewaspadaan yang tinggi, termasuk pemeriksaan di bandara bagi penumpang yang meninggalkan daerah yang terkena dampak, untuk memeriksa demam dan batuk.

    TAGS : Badan Kesehatan Dunia WHO Virus Korona China

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/66491/WHO-Belum-Yakin-Virus-Korona-Menular-di-Masa-Inkubasi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIkut SNMPTN, UT Buka Kuota Beasiswa untuk 100 Orang
    Next Article Menlu RI: Kebutuhan Pokok di Hubei Menipis
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.