Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»WHO : Enam Negara Laporkan COVID Jenis Baru di Peternakan Cerpelai
    International

    WHO : Enam Negara Laporkan COVID Jenis Baru di Peternakan Cerpelai

    November 7, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    WHO : Enam Negara Laporkan COVID Jenis Baru di Peternakan Cerpelai 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    WHO : Enam Negara Laporkan COVID Jenis Baru di Peternakan Cerpelai 2
    Logo WHO. (BP/AFP)

    JENEWA, BALIPOST.com – Denmark dan Amerika Serikat termasuk di antara enam negara yang telah melaporkan kasus virus corona (COVID) baru yang terkait dengan peternakan cerpelai. Informasi itu diungkap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Italia, Belanda, Spanyol dan Swedia adalah negara lain yang telah menemukan SARS-CoV-2 di cerpelai, kata WHO dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP. Denmark telah memberlakukan tindakan ketat di bagian utara negara itu setelah memperingatkan bahwa mutasi virus telah melompat dari cerpelai ke manusia dan menginfeksi 12 orang.

    Kopenhagen telah memperingatkan bahwa mutasi dapat mengancam keefektifan vaksin di masa depan. Juga memerintahkan pembantaian sekitar 15-17 juta cerpelai di negara itu.

    Inggris pada Sabtu melarang masuk semua orang asing non-residen yang datang dari Denmark. Hal itu setelah mutasi yang terkait dengan peternakan cerpelai ditemukan pada manusia.

    Para ilmuwan mengatakan mutasi virus adalah umum dan seringkali tidak berbahaya. Dan mutasi ini tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah pada manusia.

    Tetapi otoritas kesehatan Denmark telah menyatakan keprihatinannya bahwa rantai virus ini, yang dikenal sebagai “Cluster 5”, tidak dihambat oleh antibodi yang setara dengan virus normal. Mereka khawatir dapat mengancam keefektifan vaksin yang sedang dikembangkan di seluruh dunia.

    “Pengamatan awal menunjukkan bahwa gambaran klinis, tingkat keparahan dan penularan di antara mereka yang terinfeksi serupa dengan virus SARS-CoV-2 yang beredar,” kata pernyataan WHO pada Jumat (6/11).

    “Namun, varian ini … varian ‘cluster 5’, memiliki kombinasi mutasi, atau perubahan yang belum pernah diamati sebelumnya. Implikasi dari perubahan yang teridentifikasi pada varian ini belum dipahami dengan baik,” WHO memperingatkan.

    Badan PBB tersebut mengatakan temuan awal mengindikasikan varian terkait cerpelai ini telah “cukup menurunkan sensitivitas terhadap antibodi penawar”.

    WHO menyerukan studi lebih lanjut untuk memverifikasi temuan awal dan “untuk memahami implikasi potensial dari temuan ini dalam hal diagnostik, terapeutik dan vaksin dalam pengembangan”.

    “Meskipun virus diyakini secara leluhur terkait dengan kelelawar, asal dan inang perantara SARS-CoV-2 belum diidentifikasi,” kata WHO.

    Sejak Juni 2020, 214 kasus COVID-19 pada manusia telah diidentifikasi di Denmark dengan varian SARS-CoV-2 yang terkait dengan cerpelai, termasuk 12 kasus dengan varian unik, yang dilaporkan pada 5 November. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHasil Pemilu AS, Biden Makin Dekat dengan Kemenangan
    Next Article Berdayakan Desa-Desa Miskin, Wamenag Resmikan Kampung Zakat di Papua
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.