Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»WHO Serukan Bantuan Gempa Bumi di Turki dan Suriah
    International

    WHO Serukan Bantuan Gempa Bumi di Turki dan Suriah

    February 15, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    WHO Serukan Bantuan Gempa Bumi di Turki dan Suriah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    WHO Serukan Bantuan Gempa Bumi di Turki dan Suriah 2
    Seorang perempuan duduk di atas reruntuhan rumahnya yang terdampak gempa bumi mematikan di Kahramanmaras, Turki, Selasa (14/2/2023). Data terbaru dari otoritas Turki dan Suriah menyebutnya sedikitnya 36.217 orang tewas akibat gempa tersebut. (BP/Ant)

    ANKARA, BALIPOST.com – Untuk mendukung bantuan gempa bumi di Turki dan Suriah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (14/2), menyerukan bantuan senilai 43 juta dolar AS (sekitar Rp 654,3 miliar). “Saya berharap angka ini sedikitnya berlipat ganda dalam beberapa hari ke depan, ketika kami memperoleh penilaian lebih baik tentang besarnya skala krisis dan kebutuhannya,” kata Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Kluge dalam jumpa pers terkait kebutuhan dan tanggapan kesehatan mendesak di Turki setelah gempa bumi pekan lalu.

    Dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (15/2), Kluge mengatakan bahwa uang itu akan digunakan untuk memastikan akses ke warga yang paling rentan dan sulit dijangkau, menyediakan perawatan trauma dan rehabilitasi pascatrauma, serta menyediakan obat-obatan penting dan perlengkapan darurat untuk mengisi kesenjangan perawatan kesehatan yang mendesak.

    Dana tersebut juga akan digunakan untuk memberikan dukungan mental dan psikososial yang penting kepada warga yang terdampak dan memastikan keberlanjutan layanan kesehatan rutin, terutama untuk perempuan, anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki penyakit tidak menular.

    Kluge mengatakan bahwa WHO mengirimkan penempatan Tim Medis Darurat terbesar di wilayah Eropa dalam 75 tahun. “Kita menyaksikan bencana alam terburuk di Wilayah Eropa WHO selama satu abad. Kami masih mempelajari seberapa besar dampaknya. Dampak sebenarnya belum diketahui,” kata dia.

    “Pemulihan dan penyembuhan akan membutuhkan waktu dan upaya yang luar biasa. Tetapi saya bisa meyakinkan Anda bahwa WHO akan tetap teguh, bersama rakyat Turki dan Suriah, selama dibutuhkan,” ujar dia, menambahkan.

    Sejauh ini, sebanyak 12 tim medis darurat WHO telah tiba di Turki dan 10 lainnya sedang dalam perjalanan. “Sekarang adalah waktunya bagi komunitas internasional untuk menunjukkan kemurahan hati yang sama seperti yang ditunjukkan Turki kepada negara lain selama bertahun-tahun,” kata Kluge.

    Turki, kata dia, telah menampung 4,2 juta pengungsi–populasi pengungsi terbesar di dunia.

    Kluge juga berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan Turki dan Menteri Fahrettin Koca atas kepemimpinan dan koordinasinya dengan komunitas internasional selama 24 jam penuh.

    Sementara itu, Perwakilan WHO di Turki Batyr Berdyklychev mengatakan bahwa kerusakan parah pada sistem air dan sanitasi menjadi perhatian, dan itu meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air dan wabah penyakit menular.

    Kantor WHO Turki bekerja di bawah mekanisme tim negara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan sejumlah kementerian Turki, termasuk kesehatan, karena bencana itu membutuhkan tanggapan yang komprehensif, termasuk penyediaan air, perlindungan, sanitasi, makanan, dan tempat tinggal, kata Berdyklychev.

    Berdyklychev mengatakan bahwa orang-orang telantar yang tinggal di komunitas padat juga lebih rentan terhadap risiko wabah seperti influenza musiman dan COVID. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCegah Penimbunan, Polisi Cek Sembako ke Pasar Galiran
    Next Article Film Berbalas Kejam Tunjukkan Sisi Lain dari Reza Rahadian
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.