Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Wirausahawan Indonesia Jauh Tertinggal Dari Malaysia dan Singapura
    News

    Wirausahawan Indonesia Jauh Tertinggal Dari Malaysia dan Singapura

    September 3, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Wirausahawan Indonesia Jauh Tertinggal Dari Malaysia dan Singapura 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Jumlah wirausahawan di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mendorong para insan vokasi untuk mengembangkan kewirausahaan.

    Selama ini, kewirausahaan telah menjadi tipikal dari kegiatan pembelajaran di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Materi ini hadir di semua kurikulum sejak belasan tahun lalu, namun jumlah wirausahawan di Indonesia masih kurang dibandingkan dengan negara tetangga.

    “Jumlah wirausahawan Singapura mungkin sudah di atas 10 persen, kita masih di angka 3 persen,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Wikan Sakarinto dalam webinar Menuju Entrepreneurial University, Mencetak Lulusan Siap Berwirausaha, Jumat (3/9).

    Menurut dia, para insan vokasi jangan hanya semangat sesaat untuk berwirausaha dan perlu mentransformasikan itu dalam kegiatan nyata. Sebab, wirausaha ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan 4 juta pengusaha baru sebagai syarat Indonesia untuk benar-benar menjadi lima besar PDB terbesar di dunia.

    “Lakukan perubahan atau transformasi setelah ikut seminar ini. Jangan berhenti pada euforia atau mungkin kesadaran sejenak, tetapi nanti lupa bertransformasi, nanti lupa mengeksekusi,” tegasnya.

    Selain itu, ia juga mengingatkan untuk tidak salah langkah dalam membuat sebuah produk. Hal yang perlu dilakukan adalah melakukan riset pasar, yakni pihak pembeli, jumlah yang dibeli, harga hingga durasi produk berada di pasar jika laku.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Saifan Zaking


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJokowi dan Jajaran Menterinya Dapat Somasi Terbuka, Isinya Protes PTM
    Next Article Rekor, Investor Saham Baru Tembus 1 Juta SID Per Agustus 2021 – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.