Kalau kata orang-orang jadi pengusaha saja sudah menghabiskan waktu banyak, apalagi jadi pengusaha sekaligus konten kreator yang rutin membagikan sharing, pengalaman, maupun edukasi nya di platform sosial media seperti Tiktok, Instagram, dan Youtube. Yohan Agustian menceritakan pengalamannya memulai sharing di sosial media adalah sejak pandemic covid di 2020.
“Tidak bisa menjalankan bisnis, tidak bisa ke kantor, tidak bisa keluar rumah, apalagi yang harus dilakukan? Bisnis tiba-tiba gak jalan, tentu harus cari jalan lain, disitulah mulai mencoba peruntungan dengan sharing di Tiktok, disitu karena yang saya sendiri pahami adalah tentang e-commerce, bisnis digital, ya itu juga lah yang saya sharingkan di Tiktok, ternyata ramai, penonton suka dengan personal branding saya, dan saya pun bisa membangun bisnis dengan basis digital lewat Tiktok ini”, menurut Yohan Agustian saat memberikan sharing di suatu seminar di Jakarta baru-baru ini.
Melalui konsistensi dan disiplin, serta kemampuan membagi waktu untuk mengurus team nya di MEA Digital Marketing yang berjumlah lebih dari 100 orang, Yohan tetap mampu konsistensi membuat banyak konten sharing dan edukasi di Tiktok, maupun platform sosial media lainnya, Yohan sendiri juga sering diundang oleh brand-brand terkenal seperti Unilever, Msglow dan lainnya untuk memberikan pelatihan secara online maupun onsite untuk membahas mengenai live streaming, pelatihan ngonten, maupun beriklan. Hal inilah yang membuat Yohan kini semakin dikenal masyarakat sebagai Ahli nya Digital Marketing.
“Kalau dulu di awal-awal saya bikin konten sendiri, bikin ide sendiri, ngetake video sendiri, lalu ngedit nya juga sendiri, posting sendiri, balas komen sendiri, semua sendiri dibantu istri saja, sekarang karena sudah punya team, maka untuk ide, take video dan editing sudah dibantu oleh team profesional. Kualitas video juga semakin baik seiring saya juga mendapatkan team yang lebih profesional.” ujarnya. Pola pikirnya ini lah yang membuat Yohan berbeda dengan pelaku bisnis lainnya, karena Yohan tidak segan untuk menambah team lebih banyak agar bisnis nya juga semakin besar.

“Personal branding, ini yang paling penting untuk diketahui oleh teman-teman yang juga ingin membangun akun di sosial media, tentukan dulu kemampuan kalian sharing itu di bidang apa, lalu ingin mendapatkan audiencenya siapa, yang juga bisa mendukung pekerjaan atau bisnis dan usaha teman-teman” tambahnya, dikutip Rabu (18/12/2024)
Hal ini menjadi landasan dari kecepatan Yohan Agustian membangun akun Tiktoknya, sehingga dalam waktu 4 tahun saja, Yohan sudah bisa mendapatkan hampir 400,000 followers yang aktif berdiskusi bersama maupun menjalankan penjualan digital baik sebagai seller maupun affiliator. Menurut Yohan, berjualan secara konvensional tentunya akan semakin sulit di tahun-tahun mendatang, maka itulah sebagai pebisnis tentunya harus berkeinginan untuk meningkatkan ilmu dan mempelajari dunia digital marketing.
“Personal branding sendiri perlu waktu untuk dibangun, contohnya ingin dikenal sebagai siapa? Sebagai ahli masak? Sebagai ahli di bidang perumahan, semua memerlukan konsistensi dan waktu untuk membangunnya”, katanya.
Sampai saat ini Yohan Agustian kerap membagikan banyak konten edukasi dan menurutnya sharing ini tidak akan pernah berhenti, karena Yohan senang bisa berbagi ilmu, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menciptakan iklim berbisnis dan berwirausaha walau dimulai dari kecil-kecilan dulu.




