Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»20 Ribu Buruh Di-PHK, Alasannya Kontrak Tidak Diperpanjang
    Ekonomi

    20 Ribu Buruh Di-PHK, Alasannya Kontrak Tidak Diperpanjang

    February 16, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    20 Ribu Buruh Di-PHK, Alasannya Kontrak Tidak Diperpanjang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Resesi ekonomi global pada awal 2023 berdampak pada kelangsung dunia usaha. Sejumlah pabrik di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terpaksa tidak melanjutkan kontrak kerja para buruhnya. Hingga akhir 2022 jumlahnya mencapai 20 ribu pekerja. Pada awal 2023 diperkirakan terus bertambah.

    Ketua DPK Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Sukabumi Sudarno mengatakan, pengurangan karyawan pada awal 2023 masih terus berjalan. Berdasarkan data DPK APINDO Kabupaten Sukabumi, sampai akhir Desember 2022 tercatat 20.000 buruh pabrik sektor padat karya yang mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK). Umumnya buruh itu berstatuskan kontrak atau PKWT. Lantas kontraknya tidak diperpanjang.

    “20 ribu buruh itu berasal dari 25 perusahaan sektor padat karya di wilayah Kabupaten Sukabumi yang melaporkan kepada kita (Apindo),” ujar Sudarno seperti dilansir Radar Sukabumi, Rabu (15/2).

    Sudarno menyadari jumlah 20 ribu pekerja yang terkena PHK adalah angka yang cukup besar untuk tingkat Jawa Barat.

    Akan tetapi, situasi itu tidak dapat dihindari. Menurut dia, industri padat karya masih belum stabil. Kondisi itu merupakan rentetan dampak dari pandemi Covid-19. Kala itu banyak industri, terutama sektor padat karya terkena dampak.

    Industri itu memiliki mitra bisnis di luar negeri, bahan bakunya impor. Pasar produknya juga di luar negeri. Sementara ketika pandemi covid-19 banyak negara yang melakukan lockdown. Akibatnya proses order produksi dan operasional produksi jadi terhambat.

    Adapun pekerja yang terkena PHK itu para buruh yang bekerja di pabrik garmen, mainan anak, elektronik, dan sepatu.

    Setelah pandemi berakhir, negara pembeli melakukan pending order dan order buyer. Akibatnya pabrik-pabrik itu mengalami penurunan produksi hingga 50 persen. Produksi yang berkurang berimbas pada pengurangan karyawan.

    “Nah, pasca pandemi mulai pulih, ada imbas lagi resesi ekonomi global, akibat perang Uraina dan Rusia,” imbuhnya.

    Masih kata Sudarno, resesi ekonomi global telah berdampak buruk terhadap keberlangsungan perusahaan industri padat karya. Karena, penurunan order pekerjan atau produksi atau kapasitas produksi mencapai 30 persen sampai 70 persen, di setiap perusahaan industri padat karya di Kabupaten Sukabumi.

    Sementara, tujuan negara ekspor sektor padat karya di Kabupaten Sukabumi mayoritas berada di Eropa dan Amerika yang jumlahnya mencapai 80 persen. Sisanya ekspor ke Asia.

    Berdasar data Apindo Kabupaten Sukabumi, jumlah perusahaan tercatat mencapai 72 perusahaan. Namun, yang melaporkan pengurangan karyawan hanya 25 perusahaan.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBridgestone hadirkan program menarik di IIMS 2023
    Next Article Dari Wisatawan Nginap di Nusa Dua hingga Realisasi Pajak Badung Lampaui Target
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya
    • Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports
    • X Down Hari Ini Jadi Sorotan, Pengguna Tak Bisa Login dan Refresh Timeline
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.