Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»77 Persen Perempuan Mengaku Dibully karena Berjerawat
    Lifestyle

    77 Persen Perempuan Mengaku Dibully karena Berjerawat

    August 24, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    77 Persen Perempuan Mengaku Dibully karena Berjerawat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Masalah jerawat adalah masalah kulit yang umum dialami oleh setiap orang. Jika produksi jerawat berlebihan, maka bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa tak percaya diri.

    Berdasarkan survei yang dilakukan brand kecantikan dan kesehatan, Himalaya, kepada lebih dari 1.000 perempuan yang mengalami masalah jerawat di lebih dari 10 kota besar di Indonesia, sebanyak 77 pejuang jerawat pernah mengalami acne shaming. Yaitu perbuatan atau praktik bully verbal atau mempermalukan seseorang dengan menghina. Pelakunya melontarkan kalimat negatif mengenai jerawat mereka yang dapat memicu masalah kesehatan mental.

    Lewat kampanye bertajuk #AlamiLawanJerawat, perempuan diajak untuk lebih percaya diri lewat lagu berjudul ‘Win the Fight’ bersama rapper perempuan Yacko dan musisi Mardial. Kampanye #AlamiLawanJerawat ini bertujuan untuk mengirimkan pesan solidaritas kepada orang-orang yang berjuang dalam mengatasi masalah jerawat, atau pejuang jerawat, dalam perjalanan mereka melawan jerawat.

    Dari hasil survei yang sama, hampir 75 persen pejuang jerawat mengatakan bahwa masalah jerawat memengaruhi kehidupan profesional dan akademis mereka. Sebanyak 60 persen pejuang jerawat mengatakan bahwa masalah jerawat juga mempengaruhi kehidupan sosial mereka, seperti tidak mau bertemu orang baru atau bersosialisasi. Bahkan pejuang jerawat mengaku bahwa berurusan dengan jerawat seringkali berujung pada rasa frustrasi sebanyak 20 persen atau bahkan depresi sebanyak 13 persen.

    “Kami menemukan bahwa jerawat merupakan masalah yang besar bagi banyak orang. Bagi pejuang jerawat, masalah ini tidak hanya memberikan rasa sakit secara fisik, namun juga secara mental,” ujar Marketing Manager Himalaya APAC, Monica Joyappa kepada wartawan baru-baru ini secara daring.

    Rapper tanah air, Yacko menuturkan pengalamannya karena masalah jerawat yang dihadapi. “Selain body shaming, satu hal lain yang paling saya benci adalah acne shaming. Lewat musik, saya menyampaikan suara dan dukungan kepada seluruh pejuang jerawat dalam perjuangan sehari-hari mereka melawan jerawat dan stigma yang menyertainya,” ujar Yacko.

    “Pesan dalam lagu ini sangat sederhana, yakni kita tidak boleh kalah oleh negativitas,” tambah Yacko.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBerkolaborasi dengan Musisi Yacko dan Mardial, Himalaya Since 1930 Luncurkan Kampanye #AlamiLawanJerawat
    Next Article Khofifah-Gus Ipul Siapkan Konser Ari Lasso di Era Normal Baru
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cara melacak HP yang hilang dengan email kini lebih mudah (Ilustrasi/AI)

    Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    July 6, 2026
    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang
    • Apakah Prompt AI Bisa di Hak Cipta? Ini yang Perlu Diketahui Kreator
    • Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.