Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Targetkan Serap 55.000 Tenaga Kerja, Pengembangan Pelabuhan Pengambengan Digarap Tahun Ini
    Ekonomi

    Targetkan Serap 55.000 Tenaga Kerja, Pengembangan Pelabuhan Pengambengan Digarap Tahun Ini

    January 23, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Targetkan Serap 55.000 Tenaga Kerja, Pengembangan Pelabuhan Pengambengan Digarap Tahun Ini 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Targetkan Serap 55.000 Tenaga Kerja, Pengembangan Pelabuhan Pengambengan Digarap Tahun Ini 2
    Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono bersama Bupati Jembrana saat meninjau PPN Pengambengan, Senin (23/1). pelabuhan ini akan diperluas menjadi pelabuhan perikanan internasional. (BP/Ant)

    NEGARA, BALIPOST.com – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono meninjau Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan akan dikembangkan menjadi pelabuhan perikanan terbesar di Bali, Senin (23/1). Ia mengungkapkan, dukungan penuhnya atas pengembangan pelabuhan yang diprediksi meningkatkan jumlah tenaga kerja serta volume tangkapan ikan.

    Pengembangan tersebut meliputi perluasan lahan yang sebelumnya 13,5 hektar menjadi 60 hektar dan luas kolam yang sebelumnya 30 hektar menjadi 72,5 hektar dengan jumlah kapal dapat ditampung hingga 1.500 unit.

    Rencana Pengembangan PPN yang terletak di desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana itu diestimasi mampu menyerap hingga 55.000 tenaga kerja. Selain itu, produksi ikan yang awalnya hanya 12 ribu ton akan meningkat mencapai 80 ribu ton dengan nilai produksi yang awalnya Rp 78 Miliar menjadi Rp 3,2 Triliun.

    PPN Pengambengan nantinya dikembangkan menjadi pelabuhan perikanan berstandar internasional dengan mengusung tema ramah lingkungan. Hal tersebut diungkapkan Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono didampingi Bupati Tamba usai meninjau PPN Pengambengan. “Saya sampaikan pelabuhan Pengambengan ini akan kita rekonstruksi, jadi kita perbesar menjadi pelabuhan perikanan internasional, ini akan menjadi pelabuhan yang lebih green, jadi green port kira-kira begitu,” ucapnya.

    Lanjut, Menteri yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan ke-8 ini mengatakan pengembangan PPN Pengambengan sebagai pelabuhan perikanan terbesar di Bali juga karena pelabuhan Benoa dijadikan pelabuhan umum. “Di Benoa kan sudah tidak ada, karena disana sudah digunakan untuk pelabuhan umum, ya disini untuk wilayah 573 itu potensinya sangat besar, ada tuna ada ikan lemuru ada ikan-ikan pelagis yang lain dan disini sangat dekat dengan Surabaya dan Laut Banda juga,” ujarnya.

    Dijelaskannya, pelaksanaan pengembangan PPN Pengambengan akan di mulai pada pertengahan tahun 2023 dengan menelan biaya mencapai sekitar Rp 900 Miliar yang bersumber dari pinjaman luar negeri. “Jadi saya kira ini akan menjadi pelabuhan perikanan yang modern nantinya, doakan saja seluruh prosesnya sudah satu tahun ini kita kerjakan dengan baik, dan mudah-mudahan nanti pertengahan tahun ini sudah bisa kita mulai itu harapan saya. Itu semua dibiayai dari pinjaman luar negeri, pinjamannya dari Islamic Development Bank, jadi ini kita harus awasi bersama supaya pembangunan ini berjalan dengan baik, dengan total anggaran kurang lebih Rp 900 miliar,” jelasnya.

    Setelah dikembangkan sebagai pelabuhan internasional, Menteri Sakti Wahyu Trenggono memastikan perlindungan terhadap nelayan tradisional. Nelayan tradisional nantinya akan mendapat 35% dari kuota penangkapan ikan, sehingga kesejahteraan nelayan tradisional dapat ditingkatkan. “Setelah pelabuhan ini menjadi pelabuhan perikanan Internasional, justru nelayan tradisional ini akan menjadi tuan rumah di wilayahnya, karena hak 35% paling tidak kuotanya itu harus untuk nelayan-nelayan tradisional. Inilah kesempatan bagaimana mensejahterakan nelayan tradisional atau nelayan 10GT ke bawah,” ujarnya. (Adv/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePrabowo Janji Jalani Hasil Keputusan Ijtima Ulama Nusantara PKB
    Next Article Bukti Arah Kerja Pemerintah Benar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.