Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Likuiditas Berlebih, BI Tak Ikuti Sikap Hawkish The Fed
    Ekonomi

    Likuiditas Berlebih, BI Tak Ikuti Sikap Hawkish The Fed

    March 19, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Likuiditas Berlebih, BI Tak Ikuti Sikap Hawkish The Fed 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Bank Indonesia (BI) memastikan suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate (BI7DRR) masih memadai. Sikap hawkish The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya tidak direspons linier. Sebab, likuiditas perbankan dalam negeri sangat berlebih.

    Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menuturkan, kenaikan BI7DRR bukan satu-satunya kebijakan moneter yang ditempuh bank sentral. Pihaknya juga melakukan sejumlah intervensi moneter. Sedangkan dari sisi makroprudensial dan perbankan, kebijakan diarahkan untuk mendorong ekonomi (pro-growth).

    ”Hal itu dilakukan untuk menjaga ekspektasi depresiasi. Saya kira kebijakan Bank Indonesia saat ini lebih granular. Jadi, tidak hanya dari suku bunga,” jelas Erwin dalam pelatihan dan pendalaman bauran hasil kebijakan rapat dewan gubernur (RDG) BI Maret 2023 di Royal Ambarukmo kemarin (18/3).

    Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Firman Mochtar mengatakan, mandat bank sentral adalah menjaga inflasi. Nah, komponen-komponen penyusun inflasi tentu menjadi perhatian. Begitu pula efeknya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

    BI juga memantau fluktuasi nilai tukar rupiah. Dari sisi eksternal, pergerakan suku bunga acuan The Fed alias Fed fund rate (FFR) memengaruhi aliran modal investor. Jika FFR naik, investor akan mencari negara dengan imbal hasil menarik untuk menanamkan modalnya. Dengan demikian, investor akan mencabut dananya dari negara berkembang, termasuk Indonesia. ”Kalau itu terjadi, kurs (rupiah) akan melemah. Kalau melemah akan berkaitan dengan inflasi,” kata Firman.

    Nah, bagi BI, pergerakan FFR akan memengaruhi inflasi atau tidak. Dengan demikian, ketika The Fed menaikkan suku bunganya, tidak langsung direspons dengan kebijakan yang sama. Kalau dampaknya tidak berlebihan, bisa dilakukan intervensi di pasar valas untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. ”Kami timbang dulu. Bagaimana implikasinya terhadap inflasi dan nilai tukar? Baru diputuskan,” terangnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKita Tidak Ingin Orang Indonesia di Luar Negeri Diremehkan
    Next Article Pelapor Ajukan Lagi Permohonan Pemeriksaan Hakim MK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.