Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Menjamur hingga ke Desa, Pedagang Ayam Potong di Pasar Turun Omzet
    Ekonomi

    Menjamur hingga ke Desa, Pedagang Ayam Potong di Pasar Turun Omzet

    April 4, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Menjamur hingga ke Desa, Pedagang Ayam Potong di Pasar Turun Omzet 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Menjamur hingga ke Desa, Pedagang Ayam Potong di Pasar Turun Omzet 2
    Lapak Ayam Potong – Lapak pedagang ayam potong di dalam Pasar Umum Negara. Pedagang merasakan penurunan omset lantaran banyaknya penjualan diluar. (BP/Ist)

    NEGARA, BALIPOST.com – Menjamurnya pedagang daging ayam potong hingga ke desa-desa membuat omzet para pedagang di Pasar Umum menurun. Pelanggan yang sebelumnya ke pasar, kini telah beralih ke luar pasar umum, sehingga mempengaruhi penjualan.

    Di sisi lain, menjelang Lebaran, harga untuk daging ayam potong masih stabil. Harga daging ayam biasa di pasar umum sekitar Rp 32 ribu perkilo. Sementara harga daging ayam kampung berkisar antara Rp90.000 hingga Rp 100.000 per kilogram.

    Sejumlah pedagang daging ayam potong di Pasar Umum Negara menyampaikan keluhan mereka terkait turunnya omset itu. Ni Ketut Kurniawati, Selasa (4/4) mengeluhkan penurunan penjualan daging ayam di dalam pasar bila dibandingkan dengan lebaran sebelumnya.

    Menurutnya, penjualan saat ini menurun drastis, salah satu pemicunya menjamurnya pedagang daging ayam yang berjualan di luar pasar. “Kalau harga jual masih stabil, tapi omset jauh menurun karena pedagang di dalam pasar dikalahkan pedagang daging ayam yang menjamur di pinggir jalan-jalan,” keluhnya.

    Sejauh ini rerata penjualan daging ayam sekitar 30 kilogram per hari. Berbeda jauh dengan tahun lau di waktu serupa, di mana pedagang bisa menjual hingga 50 kilogram daging ayam per hari.

    Meski demikian pedagang masih berharap penjualan akan meningkat menjelang Lebaran. Ia meyakini menjelang hari raya, akan terjadi kenaikan jumlah pembelian untuk kebutuhan daging ayam. (Surya Dharma/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJLM Auto ungkap peluang motor listrik Harley Davidson di Indonesia
    Next Article Penjualan GM di AS naik 17,6 persen pada Q1 2023
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.