Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Jelang Galungan, Harga Busung Alami Kenaikan hingga Dua Kali Lipat
    Ekonomi

    Jelang Galungan, Harga Busung Alami Kenaikan hingga Dua Kali Lipat

    July 31, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jelang Galungan, Harga Busung Alami Kenaikan hingga Dua Kali Lipat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jelang Galungan, Harga Busung Alami Kenaikan hingga Dua Kali Lipat 2
    Harga janur yang digunakan untuk pembuatan banten oleh umat Hindu mengalami kenaikan harga jelang perayaan Galungan dan Kuningan. (BP/sinta)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Jelang Galungan dan Kuningan, harga janur (busung) mengalami kenaikan. Bahkan karena tingginya permintaan dari umat Hindu untuk membuat banten, harga busung melambung hingga 2 kali lipat.

    Salah satu pedagang di Pasar Kereneng yang mengakui adanya kenaikan harga ini adalah Sarmini (66) asal Klungkung. Ditemui di Pasar Kereneng, Senin (31/7), Sarmini mengatakan kenaikan harga busung terjadi sejak 3 hari yang lalu. “Busungnya agak naik sedikit. Biasanya yang kecil-kecil ini Rp 12.500 satu ikat, tapi kalau tidak rahinan sekitar Rp 10.000,” jelasnya.

    Ia mengatakan naiknya harga busung ini akibat banyak yang mencari tetapi pengirimannya sedikit. “Hari raya gini pasti banyak yang nyari, tapi dari pihak pengirim sedikit ngirimnya karena susah juga nyarinya. Apalagi kalau hujan makin susah buat nyarinya,” ujar Sarmini.

    Kenaikan harga yang relatif tinggi, hingga dua kali lipat harga normal disampaikan Wayan. “Iya, naik sekarang sampe 2x lipat, kalo Busung Jawa biasanya Rp10.000 sekarang Rp 25.000 satu ikatnya. Kalau Busung Bali naiknya sedikit, biasanya Rp40.000 sekarang Rp 50.000,” jelasnya.

    Wayan mengaku jika harga busung sudah naik sejak minggu lalu saat umat Hindu merayakan Sugihan. “Ini naiknya dikit demi sedikit mulai dari sugihan kemarin, nanti Kuningan biasanya paling mahal karena banyak banten yang memerlukan bahan busung,” jelasnya. (Sinta/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSambut HUT ke-24, Bank Lestari Bali (BPR) Bagikan 3 Ton Beras untuk 37 Panti Asuhan
    Next Article Perayaan Galungan Dongkrak Harga Bunga hingga 4 Kali Lipat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.