Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Hadiri Dialog Kadin, Ini Solusi Ganjar Atasi Enggannya Anak Muda Bertani
    Ekonomi

    Hadiri Dialog Kadin, Ini Solusi Ganjar Atasi Enggannya Anak Muda Bertani

    January 11, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Hadiri Dialog Kadin, Ini Solusi Ganjar Atasi Enggannya Anak Muda Bertani 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Hadiri Dialog Kadin, Ini Solusi Ganjar Atasi Enggannya Anak Muda Bertani 2

    JAKARTA, BALIPOST.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menghadiri dialog yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Kamis (11/1). Dialog Kadin ini mengambil tema bersama Kadin Menuju Indonesia Emas 2045.

    Capres Ganjar Pranowo menjawab sejumlah pertanyaan yang disampaikan dalam dialog kadin yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya berkenaan dengan enggannya anak muda untuk menjadi petani.

    Ia mengatakan menarik minat anak muda bisa dilakukan salah satunya dengan menerapkan modernisasi pertanian. Hal itu bisa dilakukan dengan mengajak anak muda dan melatih mereka hingga mencapai sumber daya manusia (SDM) yang baik.

    Ganjar mengatakan praktik ini sebenarnya sudah terjadi. Selain modernisasi, ia mengatakan akan menggelontorkan insentif.

    Ia mengatakan pernah bertanya ke beberapa anak muda soal keinginan menjadi petani. Jawaban mereka beragam.

    Maka itu, menurut Ganjar, anak-anak muda harus diberikan insentif berupa pelatihan dan teknologi yang memudahkan mereka.

    “Maka insentif mesti diberikan. Dengan cara itu anak muda, saya tanya ‘Kenapa Anda enggak mau ke sawah? Kenapa enggak mau peternak?’, ‘Bau kotor’,” ujarnya.

    Dalam hal ini, kata dia, dibutuhkan kerja sama dengan akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha. “Ketika saya menemukan anak-anak muda yang ideologis itu, kita kasih pelatihan dan teknologi, mudahkan bibit dan dari Kementerian, BRIN, perusahaan, sebenarnya bisa kita wujudkan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Ganjar mengatakan, regenerasi petani juga harus didukung dengan data pertanian yang akurat agar penyaluran pupuk menjadi tepat sasaran. (Agung Dharmada/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRoad To The World kembali digelar pada Oktober mendatang
    Next Article Jumlah kepemilikan NEV di China tembus 20 juta unit
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.