Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Harga Pangan Bergejolak, Pemkab Badung Putar Otak
    Ekonomi

    Harga Pangan Bergejolak, Pemkab Badung Putar Otak

    January 31, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga Pangan Bergejolak, Pemkab Badung Putar Otak 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Harga Pangan Bergejolak, Pemkab Badung Putar Otak 2
    Aparat kepolisian mengecek ketersediaan migor curah di pasar tradisional.(BP/Dokumen)

    MANGUPURA, BALIPOST.com – Harga pangan di Kabupaten Badung bergejolak akibat menurunnya pasokan seiring berakhirnya musim panen dan akibat faktor cuaca. Kondisi ini membuat pemerintah setempat putar otak mencari solusi meredam lonjakan harga barang.

    Hasil pemantauan ke pasar tradisional, Senin (29/1) harga pangan yang mengalami lonjakan, seperti harga beras premium naik menjadi Rp16.000 per kg dari harga Rp15.000 per kg, minyak goreng curah tanpa merk seharga Rp15.300 per liter dari Rp14.400 per liter, dan minyak goreng kemasan premium seharga Rp19.000 per liter dari sebelumnya Rp18.750 per liter. Kemudian, harga daging sapi melonjak menjadi Rp115.000 per kg dari Rp110.000 per kg.

    Lonjakan harga juga terjadi pada komoditas cabai merah besar yang senilai Rp75.000 per kg dari sebelumnya hanya Rp69.000 per kg, cabai merah kriting seharga Rp75.000 per kg dari Rp62.500 per kg, dan cabai rawit merah Rp40.000 per kg dari Rp37.500 per kg. Sementara, bawang merah lokal kini seharga Rp30.000 per kg dari sebelumnya Rp32.500 per kg.

    Kepala Bagian Perekonomian Setda Badung A.A. Sagung Rosyawati saat dihubungi, Selasa (30/1) tak menampik adanya lonjakan harga sejumlah produk pangan. Hasil pemantauan ke pasar tradisional, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, seperti bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, tomat, cabai merah besar, beras, dan gula. Ada pula komoditas yang mengalami penurunan harga seperti cabai rawit.

    “Kenaikan komoditas tersebut salah-satunya karena produksi petani menurun dan berakhirnya masa panen, sehingga pasokan belum kembali normal di pasar. Selain itu, juga akibat faktor cuaca,” katanya.

    Menurutnya, beras juga mengalami kenaikan harga karena suplai gabah petani masih rendah yang mengakibatkan produksi beras di beberapa penyosohan menurun. Sebab, baru akan memasuki musim panen di Maret 2024. “Kami juga sudah kerja sama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan,” ujarnya.

    Sagung Rosyawati menjelaskan, sudah ada kerja sama antara Kabupaten Badung dengan Kabupaten Banyuwangi. Maksud kerja sama ini adalah untuk membangun sinergi dan membantu distribusi dan pemasaran komoditas pangan dalam upaya ketersediaan pangan, stabilisasi harga serta potensi daerah lainnya.

    “Tujuan kerja sama ini adalah untuk mempercepat distribusi dan pemasaran komoditas pangan. Ini juga sebagai langkah penyelesaian hambatan dan permasalahan dalam rangka perencanaan, pengendalian dan pencapaian sasaran inflasi yang ditetapkan oleh pemerintah,” terangnya.

    Diterangkan, komoditas yang disuplai dari Kabupaten Banyuwangi ke Kabupaten Badung antara lain cabai, sayuran, buah pisang, jeruk, jagung, dan dedak. Selain dengan Pemkab Banyuwangi, pihaknya juga bekerja sama dengan Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Tabanan. “Komoditas yang disuplai dari Kabupaten Buleleng antara lain cabai dan sayuran. Sedangkan, komoditas yang disuplai dari Kabupaten Tabanan ke Kabupaten Badung, antara lain cabai, bawang merah, dan telur ayam ras,” paparnya. (Parwata/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePariwisata Pulih, Penjualan Listrik Meningkat Ratusan Persen
    Next Article Seriusi pasar RI, Chery siapkan suku cadang dan diler hingga Papua
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.