Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Permintaan Meningkat, Harga Beras di Buleleng Tembus Rp17 Ribu
    Ekonomi

    Permintaan Meningkat, Harga Beras di Buleleng Tembus Rp17 Ribu

    February 15, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Permintaan Meningkat, Harga Beras di Buleleng Tembus Rp17 Ribu 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Permintaan Meningkat, Harga Beras di Buleleng Tembus Rp17 Ribu 2
    Pemantauan Komoditas Beras di Dua Pasar di Buleleng. (BP/Yud)

    SINGARAJA, BALIPOST.com – Harga beras di Buleleng, terus mengalami kenaikan. Saat ini, harga beras premium sudah mencapai Rp17 ribu per kilogram.

    Fluktuasi kenaikan harga beras ini terjadi sejak awal Januari lalu. Bahkan harga kenaikan ini melambung jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

    Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Buleleng, Kamis (15/2) mengatakan, harga beras saat ini memang mengalami kenaikan. Pantauan di Pasar Anyar dan Pasar Banyuasri Singaraja harga beras premium menyentuh Rp17 Ribu. Kenaikan harga beras ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya musim panen yang mundur akibat anomali cuaca.

    Selain itu, permintaan pasar yang meningkat juga mengakibatkan kenaikan beras saat ini. “Awalnya panen diprediksi pada Januari, namun mundur hingga Maret. Hal ini menyebabkan pasokan beras berkurang,” ujarnya.

    Untuk menstabilkan harga beras, Sudiarta mengatakan, pihaknya bersama Bulog terus berupaya mengoptimalkan pasokan beras medium. Pihaknya kini tengah mengoptimalkan pasokan beras medium dari Bulog melalui program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP).

    Bahkan Sudiarta menambahkan, Bulog juga sedang menyiapkan bantuan pangan murah untuk masyarakat. “Kita harapkan bantuan ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan beras,” imbuhnya.

    Selain itu, tingginya permintaan masyarakat saat ini, mengakibatkan pasokan beras di sejumlah distributor menipis. Bahkan dalam seminggu, mitra Bulog menghabiskan setengah ton beras untuk dijual ke masyarakat. “Rata-rata permintaan beras SPHP Bulog mencapai setengah ton per minggu,” kata Sudiarta.

    Selain beras premium yang mengalami kenaikan, hal serupa juga terjadi pada komoditas lainya. Gula Pasir saat ini juga mengalami kenaikan dari Rp16 ribu menjadi Rp17 ribu/ kilogram. Minyak Goreng dari Rp14 Ribu menjadi Rp16 ribu/liter. Telur dari harga Rp23 ribu menjadi Rp25.600/per kilonya. (Nyoman Yudha/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVinFast kenalkan rangkaian mobil listrik pertama di Indonesia
    Next Article Mobil listrik Mitsubishi L100 resmi dijual di Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    daftar pinjaman online legal ojk

    Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru

    July 25, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.