Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Sebagian Besar Koperasi di Bali Pilih “Close Loop”
    Ekonomi

    Sebagian Besar Koperasi di Bali Pilih “Close Loop”

    April 1, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sebagian Besar Koperasi di Bali Pilih "Close Loop" 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sebagian Besar Koperasi di Bali Pilih "Close Loop" 2
    Dari beberapa koperasi yang telah divalidasi dan verifikasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, hampir semua koperasi memilih close loop. Koperasi Krama Bali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Sabtu (30/3) di Gedung Pers Ketut Nadha. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Dari beberapa koperasi yang telah divalidasi dan verifikasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, hampir semua koperasi memilih close loop. Hal ini agar tetap berada di bawah naungan Dinas Koperasi dan UKM.

    Pengawas Koperasi Ahli Pertama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Wayan Asta Priadi, Sabtu (30/3) mengatakan, koperasi sebagian besar memilih close loop karena regulasi terkait open loop masih dipelajari. Selain itu, kebanyakan koperasi memilih bernaung di bawah Dinas Koperasi.

    Dikatakan, sampai saat ini koperasi di Bali dalam proses pengisian self declare tahap tiga dan dinas sedang proses melakukan verifikasi dan validasi. “Saat ini masih masa transisi dan pendataan, paling lambat data diserahkan Januari 2025 dari Kementerian Koperasi dan UKM ke OJK,” ujarnya.

    Selanjutnya koperasi yang memilih open loop, yang menjalankan kegiatan melayani jasa keuangan di luar anggota, baru akan proses pengurusan izin berikutnya. “Saat ini baru ada 1 koperasi pada sistem ODS mandiri yang memilih open loop, tapi kita sedang melakukan verifikasi apakah ke depan memang benar? Apakah ke depan akan selanjutnya memilih open loop? karena terkait dengan syarat izin kita belum mengetahui perkembangannya,” ujarnya.

    Ia menyebut jumlah koperasi yang berada di bawah pengawasan Diskop UKM Bali sebanyak 373. Dijelaskannya, koperasi yang memilih open loop, harus memenuhi empat kriteria. Salah satunya, dari sisi simpanan-pinjaman, koperasi khususnya yang berbentuk koperasi primer bisa melayani di luar anggota. Sedangkan koperasi close loop hanya bisa melayani unit simpan pinjam anggota dan koperasi lainnya. “Untuk izin koperasi open loop nanti prosesnya di OJK,” imbuhnya. (Citta Maya/balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCairkan THR dan Gaji ke-13 100 Persen, Bupati Tamba Syaratkan Pegawai Kerja Keras
    Next Article BRI Sambut Baik Keputusan OJK Hentikan Kebijakan Restrukturisasi Kredit Terdampak COVID-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.