Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Tesla batalkan rencana EV murah usai persaingan mobil listrik China
    Automotive

    Tesla batalkan rencana EV murah usai persaingan mobil listrik China

    April 8, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tesla batalkan rencana EV murah usai persaingan mobil listrik China 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta (ANTARA) – Tesla Inc. telah membatalkan rencana pembuatan mobil listrik (EV) murah yang sudah lama dijanjikan dan diharapkan para investor untuk mendorong pertumbuhannya menjadi produsen mobil pasar massal, sebagaimana disiarkan laman Automotivenews, Jumat (5/4).

    Produsen mobil ini akan terus mengembangkan taksi otonom tanpa pengemudi yakni robotaxi pada platform kendaraan kecil yang sama.

    Keputusan ini menunjukkan pengabaian terhadap tujuan lama yang sering disebut oleh CEO Tesla Elon Musk sebagai misi utamanya: mobil listrik yang terjangkau bagi masyarakat luas.

    Baca juga: Elon Musk umumkan Tesla Robotaxi bakal hadir 8 Agustus 2024

    Rencana induk pertamanya untuk perusahaan ini pada tahun 2006 menyerukan pembuatan model-model mewah terlebih dahulu, kemudian menggunakan keuntungannya untuk membiayai “mobil keluarga berbiaya rendah”.

    Musk telah berulang kali menjanjikan kendaraan semacam itu kepada para investor dan konsumen. Baru-baru ini pada Januari lalu, Musk mengatakan kepada para investor bahwa Tesla berencana untuk memulai produksi model yang terjangkau di pabriknya di Texas, Amerika Serikat (AS) pada paruh kedua tahun 2025.

    Di AS, model termurah Tesla saat ini, sedan Model 3, dijual dengan harga sekitar 39 ribu dolar AS atau sekitar Rp619 juta (di Indonesia model ini dilego Rp1,5 miliar).

    Baca juga: Waymo tarik dan perbarui perangkat lunak robotaxi

    Keputusan ini terjadi ketika Tesla menghadapi persaingan ketat secara global dari produsen mobil listrik China yang membanjiri pasar dengan mobil-mobil listrik harga serendah 10 ribu dolar AS (sekitar Rp158 juta).

    Rencana untuk robotaxi, yang bisa memakan waktu lebih lama untuk direalisasikan, menghadirkan tantangan teknik yang lebih berat dan lebih banyak risiko regulasi.

    Dua sumber mengatakan bahwa mereka mengetahui keputusan Tesla untuk membatalkan Model 2 dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah karyawan, dengan salah satu dari mereka mengatakan bahwa pertemuan itu terjadi pada akhir Februari.

    “Arahan Elon adalah untuk melakukan semuanya pada robotaxi,” kata sumber tersebut.

    Baca juga: Regulator AS selidiki kecelakaan “rem mendadak” Robotaxi GM Cruise

    Sumber ketiga mengonfirmasi pembatalan ini dan mengatakan bahwa rencana baru menyerukan agar robotaxi tetap diproduksi, tetapi dalam volume yang jauh lebih rendah daripada yang diproyeksikan untuk Model 2.

    Sumber lain yang mengetahui rencana Tesla, menyatakan optimisme tentang keputusan beralih dari strategi mobil murah ke robotaxi, segmen yang dibayangkan Musk sebagai masa depan mobilitas. Sumber tersebut memperingatkan bahwa rencana produk Tesla dapat berubah lagi berdasarkan kondisi ekonomi.

    Baca juga: Baidu kantongi izin layanan robotaxi di Beijing

    Mengeruk keuntungan dari kendaraan murah merupakan tantangan bagi produsen mobil mana pun. Namun, penundaan Tesla dalam mengejar mobil yang pernah disebut Musk sebagai mimpinya membuatnya jauh lebih sulit karena sekarang menghadapi lebih banyak persaingan dalam kisaran harga tersebut.

    Sementara Tesla menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan Cybertruck yang sangat eksperimental, sebuah pikap listrik yang mahal, produsen mobil China telah berlari lebih dulu dengan mobil listrik yang terjangkau, meraih pangsa pasar, mendapatkan skala ekonomi dan menawarkan harga murah kepada konsumen yang sulit ditandingi oleh produsen mobil Barat.

    Baca juga: Baidu kantongi lisensi pengoperasian robotaxi otonom pertama di China

    Baca juga: Tesla janjikan mobil futuristik untuk “robotaxi”

    Pewarta: Pamela Sakina
    Editor: Siti Zulaikha
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSeniman grafis sulap Suzuki Jimny jadi truk pikap Gladiator mini
    Next Article Pasar Umum Negara Ditarget Rampung Juli 2024
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.