Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Menteri Jerman ancam larang mengemudi di akhir pekan karena UU Iklim
    Automotive

    Menteri Jerman ancam larang mengemudi di akhir pekan karena UU Iklim

    April 14, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Menteri Jerman ancam larang mengemudi di akhir pekan karena UU Iklim 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Transportasi Jerman, Volker Wissing, berpendapat bahwa jika amandemen terhadap Undang-Undang (UU) Iklim di negara tersebut tidak segera dilakukan, ia dapat diminta untuk memberlakukan tindakan yang kejam, seperti larangan mengemudi di akhir pekan. 

    Carscoops, Minggu, melaporkan, bahwa Wissing telah lama menentang langkah-langkah iklim seperti batas kecepatan di Autobahn.

    Sekarang, ia mendorong pemerintah untuk memperkenalkan amandemen yang mengizinkan industri yang sangat berpolusi untuk mengeluarkan emisi yang melebihi batas yang dapat diterima secara hukum, asalkan industri lain mengeluarkan emisi yang lebih sedikit untuk menyeimbangkan semuanya di seluruh negeri.

    Baca juga: Iklim bisnis industri mobil Jerman dilaporkan membaik

    Dalam sebuah surat yang dikirim kepada para pemimpin koalisi partai-partai yang berkuasa di Jerman, Wissing menyatakan bahwa dengan tidak memberlakukan amandemen tersebut “tidak akan membantu iklim maupun reputasi pemerintah federal”.

    Ia menambahkan bahwa, tanpa amandemen, Kementerian Transportasi harus memperkenalkan langkah-langkah pembatasan yang sulit dikomunikasikan kepada masyarakat, seperti larangan mengemudi secara menyeluruh dan tidak terbatas pada hari Sabtu dan Minggu (akhir pekan).

    Pada Maret lalu, terungkap bahwa industri transportasi telah gagal memenuhi target emisi yang mengikat secara hukum untuk tahun 2023. Di bawah hukum, Jerman terikat untuk mengurangi emisinya sebesar 65 persen antara tahun 1990 dan 2030, sambil memenuhi target emisi tahunan.

    Jika sebuah sektor gagal memenuhi target tahunannya, menteri yang bertanggung jawab atas sektor tersebut harus memperkenalkan paket tindakan darurat untuk kembali ke jalur yang benar.

    Baca juga: Jerman singgung potensi tarif protektif UE atas mobil listrik China

    Pada Senin mendatang, Dewan Pakar Perlindungan Iklim akan secara resmi mengkonfirmasi statistik emisi yang pertama kali dilaporkan pada bulan Maret, dan meminta Kementerian Transportasi membuat peraturan baru untuk memenuhi targetnya.

    Terlepas dari tekanan yang akan diberikan kepada kementerian tersebut, Wakil Pemimpin partai Green, Julia Verlinden, yang merupakan oposisi, mengatakan bahwa klaim Wissing adalah salah, dan menambahkan bahwa para menteri seharusnya tidak memicu ketakutan pada masyarakat untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

    Greenpeace juga keberatan dengan retorika Wissing, dan menyatakan bahwa ia mengubah kegagalan kementeriannya untuk mengurangi emisi menjadi tekanan politik.

    Organisasi internasional yang berkampanye untuk perlindungan lingkungan ini menuduh bahwa setelah bertahun-tahun memblokir langkah-langkah iklim, politisi tersebut menciptakan skenario horor sehingga kementeriannya dapat berbuat lebih sedikit untuk lingkungan di masa depan. 

    Baca juga: Pemerintah stop subsidi, pabrikan EV di Jerman berikan subsidi mandiri

    Baca juga: China dan Jerman genjot aliansi saling menguntungkan di sektor NEV

    Pewarta: Pamela Sakina
    Editor: Siti Zulaikha
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSiap Layani Arus Balik, Posko Mudik BRImo Hadir di Rute Strategis
    Next Article Anggota parlemen AS desak Biden blokir permanen EV China di Amerika
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.