Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sistem Penempatan Pekerja Migran Mendesak Dibenahi
    News

    Sistem Penempatan Pekerja Migran Mendesak Dibenahi

    November 1, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sistem Penempatan Pekerja Migran Mendesak Dibenahi

    Tuty Tursilawati, TKI yang eksekusi mati pada 29 Oktober 2018 di Arab Saudi

    Jakarta – Indonesia perlu secepatnya membenahi sistem penempatan pekerja migran. Pembenahan ini seharusnya sudah dilakukan sejak lama.

    Eksekusi pekerja migran Indonesia bernama Tuti Tursilawati tanpa adanya pemberitahuan kepada pemerintah Indonesia menambah panjang daftar pekerja migran Indonesia yang mendapatkan perlakuan tidak adil dari pemerintah Arab Saudi. Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah pembenahan yang tegas dan segera.



    Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Imelda Freddy mengatakan, pemerintah harus mengubah sistem penempatan dan pengiriman pekerja migran keluar negeri secara drastis.

    Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah perlunya membuat mekanisme survey penempatan. Survey ini dilakukan untuk menilai apakah tempat kerja atau calon pemberi kerja yang akan memperkerjakan para pekerja migran Indonesia, khususnya pekerja migran yang menjadi asisten rumah tangga, layak untuk mempekerjakan mereka. Beberapa kriteria yang dapat diberlakukan misalnya rekam jejak mereka terkait tindakan kriminal.

    Baca juga :

    • Jokowi Jadi Featuring Grup Band Bhineka Svara IX
    • Diperiksa KPK, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Tak Hadir
    • Pasca Gempa Mentan Semangati Petani Parigi Moutong Sulawesi Tengah

    Selain itu, pemerintah perlu juga meningkatkan sistem monitoring bagi para pekerja migran yang sudah ditempatkan untuk mengetahui kondisi mereka selama bekerja ditempat tersebut.

    Sistem ini diharapkan bisa mendeteksi potensi masalah sedini mungkin. Kedua cara ini diharapkan bisa memperkuat peran negara dalam membela dan melindungi warganya.

    ”Dari kasus yang menimpa Tuti Tursilawati satu hal yang dapat diangkat adalah bahwa masih banyak para pekerja migran Indonesia yang tidak mengetahui atau mendapatkan informasi lengkap mengenai langkah-langkah untuk mendapatkan perlindungan hukum yang tepat ketika terjadi kecelakan atau kasus seperti ini terjadi,” tegas Imelda.

    Ketidaktahuan atau kurangnya informasi yang dimiliki Tuti diduga menjadi penyebab kenapa Tuti tidak segera lari ke Kedutaan Besar Indonesia atau kantor perwakilan pemerintah yang terdekat dengannya. Tuti malah mengambil langkah lain yang justru semakin membahayakan dirinya dan menyebabkan dia terjebak oleh segerobolan pria yang melakukan pelecehan terhadap dirinya.

    Opsi terakhir yang layak dilakukan pemerintah adalah dengan menghentikan pengiriman pekerja migran ke Arab Saudi. Langkah ini layak diambil karena sebagai reaksi atas tindakan pemerintah Arab Saudi yang secara sengaja mengacuhkan pemerintah Indonesia melalui tidak dilakukannya mandatory consular notification atas hukuman mati bagi Tuti.

    ”Dengan tetap mengirimkan TKI ke Arab Saudi, maka akan membuat Saudi semakin tidak menghormati hubungan diplomatis antara kedua negara,” jelas Imelda.

    TAGS : Tuty Tursilawati Pekerja Migran

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43172/Sistem-Penempatan-Pekerja-Migran-Mendesak-Dibenahi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIngat, Hari Ini Penerapan Tilang Kamera Pengintai
    Next Article KPK Periksa Dua Direktur Keuangan Lippo Group
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.