Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jaksa KPK: Fee Suap PLTU Riau Ada Nama JK dan SN
    News

    Jaksa KPK: Fee Suap PLTU Riau Ada Nama JK dan SN

    November 15, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jaksa KPK: Fee Suap PLTU Riau Ada Nama JK dan SN

    Sidang Dakwaan Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo

    Jakarta – Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan bukti catatan yang dimiliki bos Blackgold Natural Resources, Johannes Budisutrisno Kotjo selaku terdakwa kasus suap PLTU Riau-1.

    Dimana, Jaksa pada KPK menunjukkan bukti catatan berupa inisial nama sebagai pihak yang turut menerima fee dari suap proyek PLTU Riau. Fee tersebut merupakan bagian 2,5 persen atau sekitar 25 juta Dolar AS dari perkiraan nilai proyek 900 juta Dolar AS yang bakal diterima oleh Kotjo jika proyek PLTU Riau-1 berjalan lancar.



    “Ini ada catatan tulis tangan soal pembagian fee dari proyek total 900 juta dollar AS. Ada nama JK, ada SN. Ini benar?” tanya jaksa KPK sambil menampilkan bukti catatan tersebut.

    Sesuai dengan surat dakwaan yang disusun jaksa, Kotjo juga disebut mendapat bagian fee yang sama seperti mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) yakni 24 persen atau‎ sekitar 6 juta Dolar AS dari fee 2,5 persen.

    Baca juga :

    • Mau Sehat Seperti Mikha Tambayong? Yuk Intip Resepnya
    • Protes Netanyahu, Menteri Pendidikan Israel Ancam Mengundurkan Diri
    • Viral! Meski Beda Agama Perempuan Ini Umrohkan Pengasuhnya

    “Iya catatan itu saya yang buat. Itu JK bukan Jusuf Kalla tapi nama saya Johannes Kotjo. Ada SN itu Setya Novanto akan terima 24 persen atau 6 juta dollar AS,” jawab Kotjo.

    Lalu, jaksa menanyakan peran Setnov atas pembagian jatah fee dari hasil proyek tersebut. Selain itu, jaksa juga mencecar apa hubungan Setnov dengan proyek PLTU Riau.

    “Saya sama beliau (Setya Novanto) berkawan lama. Mungkin sudah 30 tahun sejak tahun 80an. Itu saya terima kasih sama dia karena beliau yang hubungkan saya dengan Sofyan Basir sebelum Ibu Eni. Ya saya kasih beliau,” jawab Kotjo.

    “Besar sekali pak?,” tanya jaksa lagi.

    “Ya itulah bodohnya saya, tapi itulah pak,” singkat Kotjo.

    Dalam perkara ini, Kotjo didakwa menyuap Eni dan Idrus Marham sebesar Rp 4,7 miliar. Uang fee itu bertujuan agar perusahaan Kotjo, Blackgold Natural Resources Limited, bisa menggarap proyek PLTU Riau.

    Peran Sofyan terungkap dalam surat dakwaan Johanes Kotjo, yang dibacakan Jaksa KPK, Ronald F Worotikan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/10).

    Dalam dakwaan Johanes tersebut terungkap adanya pertemuan antara Johannes, Sofyan, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, dan Direktur Pengadaan Startegis II PT PLN, Supangkat Iwan Santoso.

    Dimana, dalam pertemuan itu Eni Saragih meminta agar Sofyan membantu Johanes Kotjo mendapat proyek PLTU Riau-1. Sofyan pun mengamini permintaan Eni dengan memerintahkan anak buahnya yakni, Iwan Santoso untuk mengawasi kontrak proyek tersebut.

    “Eni Maulani Saragih meminta Sofyan Basir membantu terdakwa mendapatkan proyek PLTU Riau-1, dimana Sofyan Basir kemudian memerintahkan Supangkat Iwan Sontoso mengawasi proses kontrak ?proyek PLTU Riau-1,” kata Ronald saat membacakan surat dakwaan Johannes Kotjo.

    TAGS : Suap PLTU Riau Dirut PLN Sofyan Basir

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43950/Jaksa-KPK-Fee-Suap-PLTU-Riau-Ada-Nama-JK-dan-SN/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJumlah Migran di Perbatasan AS Terus Meningkat
    Next Article Tentara Bangladesh Bikin Takut Pengungsi Rohingya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.