Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pakar: Bamsoet Lebih Piawai Mainkan Peran Politik Golkar
    News

    Pakar: Bamsoet Lebih Piawai Mainkan Peran Politik Golkar

    July 29, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pakar: Bamsoet Lebih Piawai Mainkan Peran Politik Golkar

    Kandidat Ketum Golkar Bambang Soesatyo

    Jakarta, Jurnas.com – Direktur Sinergis Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin menganggap, sebagai Partai pengusung Jokowi-KH. Ma`ruf Amin sangat wajar jika Partai Golkar diberikan kesempatan untuk menempatkan kader-kader terbaiknya di kabinet mendatang.

    Menurut Said, soal siapa kader yang dinilai pantas menduduki kursi Menteri Kabinet tentu akan sangat bergantung pada keputusan Ketua Umum Partai berlambang Pohon Beringin itu.

    “Permasalahannya kan, beberapa waktu belakangan ini cukup banyak suara-suara yang muncul dari sebagian pengurus, tokoh, dan kader Golkar di berbagai daerah yang pada pokoknya menunjukan rasa ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan Airlangga Hartarto,” kata Said saat dihubungi, Minggu (28/7/2019).

    Dia menuturkan, diantara alasan yang nampak terbaca adalah karena Airlangga dianggap terlalu eksklusif dan cenderung kurang cakap dalam memainkan peran politik Partai Golkar.

    Kata Said, eksklusifitas itu kemudian memunculkan kekhawatiran yang bersangkutan hanya akan mengusulkan calon menteri dari orang-orang terdekatnya saja. Sehingga menutup peluang bagi kader lain yang selama ini dianggap kritis dan kurang loyal pada dirinya. Padahal, tidak sedikit diantara mereka yang juga tidak diragukan kualitasnya.

    Said menganggap, kondisi yang demikian sudah barang tentu berpotensi menimbulkan iklim persaingan politik yang tidak sehat di internal partai itu.

    “Faksionalisasi yang lazim tumbuh di setiap parpol, termasuk didalam Partai Golkar dikhawatirkan semakin meruncing yang pada gilirannya dapat memunculkan problem soliditas yang justru akan merugikan Partai Golkar sendiri,” ungkapnya.

    Di sisi lain, kata Said, ketidakcakapan Airlangga dalam memainkan peran politik Golkar yang dikhawatirkan tidak mampu menempatkan partai itu pada posisi politik yang semestinya. Satu contoh, bagaimana seharusnya Golkar bersikap dalam pemilihan Pimpinan MPR, misalnya, banyak yang menilai langkah politik dan lobi-lobi yang dilakukan oleh Airlangga masih belum mantap.

    “Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika kemudian muncul gagasan dari sebagian kader Golkar untuk memajukan agenda pemilihan Ketua Umum Partai Golkar yang baru sebelum ditetapkannya susunan kabinet baru dan sebelum digelarnya pemilihan paket pimpinan MPR,” ujar dia.

    Dilanjutkan dia, mereka yang menginginkan agar Partai Golkar menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) tentu saja punya hak dan alasan politik yang bisa saja dianggap wajar, karena aspirasi itu pastilah bertujuan untuk kebaikan Partai Golkar sendiri.

    “Bahwa kenapa nama Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang muncul dan bahkan menguat di dalam wacana Munaslub Partai Golkar, saya menduga karena Bamsoet dinilai oleh para kader Golkar sebagai antitesis dari Airlangga. Bamsoet dipandang lebih inklusif, egaliter dan akomodatif,” beber Pengamat Politik yang juga Pakar Hukum Tata Negara ini.

    Said menganggap, sebagai Ketua DPR, Bamsoet juga dinilai sudah teruji dalam membangun relasi politik diantara partai-partai politik di parlemen, dengan tetap mampu menjaga marwah dan kewibawaan Partai Golkar dihadapan partai-partai politik yang lain.

    “Jadi, dalam hal Munaslub Golkar dapat disetujui untuk diselenggarakan sebelum bulan Oktober, misalnya, menurut saya hal itu boleh jadi justru akan baik bagi Partai Golkar sendiri. Biar saja Bamsoet diperhadapkan dengan Airlangga dalam sebuah pemilihan yang demokratis,” pungkas dia.



    TAGS : Bamsoet Politik Golkar Munas

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/56655/Pakar-Bamsoet-Lebih-Piawai-Mainkan-Peran-Politik-Golkar/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJokowinomics untuk Orang Miskin Terpinggirkan
    Next Article KPK Sita Dokumen dari Kantor Bupati Kudus dan Dinas PUPR
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.