Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kemristekdikti Ogah Biayai Diaspora Tak Berkontribusi
    News

    Kemristekdikti Ogah Biayai Diaspora Tak Berkontribusi

    August 19, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kemristekdikti Ogah Biayai Diaspora Tak Berkontribusi

    Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti (Foto: Muti/Jurnas)

    Jakarta, Jurnas.com – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) nantinya tidak akan mengeluarkan biaya bagi diaspora yang tidak berkontribusi dalam pengembangan riset di Indonesia.

    Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti, terkait kegiatan Simposium Cendekiawan Kelas Dunia (SCKD) 2019 yang mengundang diaspora Indonesia di luar negeri, dengan menggunakan anggaran negara.



    “Kami nanti evaluasi. Diaspora yang kurang kontribusinya, tentu kalau ada (SCKD) lagi, kita tidak undang atau biayai datang ke Indonesia. Atau boleh datang, tapi biaya sendiri. Sehingga biaya kita keluarkan jelas,” kata Ali Ghufron pada Minggu (18/8) malam dalam kegiatan opening dinner dan pembentukan organisasi diaspora 2019 di Jakarta.

    Untuk menentukan kontribusi diaspora, Ghufron menggunakan sejumlah indikator. Pertama, dari segi kolaborasi yang terbangun antara diaspora dengan ilmuwan dalam negeri. Kedua, dari jumlah riset bersama (joint research) yang dihasilkan.

    Baca juga.. :

    • Diaspora RI Diminta Jembatani Ilmuwan Lokal ke Luar Negeri
    • Ini Ranking Perguruan Tinggi versi Kemristekdikti
    • Pemerintah Gali Potensi Inovasi di tengah Masyarakat

    “Kemudian kita lihat publikasi bersama (joint publication). Dan keempat, apakah ada hasil dari proposal yang bisa menarik dana dari luar ngeri,” terang Ghufron.

    Selain itu, Ghufron menambahkan, diaspora didorong menjadi jembatan bagi ilmuwan lokal, agar bisa memanfaatkan fasilitas di tempat diaspora bekerja di luar negeri.

    SCKD 2019 diikuti oleh 55 diaspora Indonesia yang tiba di Indonesia pada 18 Agustus 2019. Selanjutnya, mereka akan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, hingga menggelar kuliah umum (public lecture) pada 22 Agustus 2019.

    Ghufron berharap tahun ini tingkat kontribusi diaspora Indonesia meningkat dibandingkan tahun lalu. Sebab, Indonesia kaya akan sumber daya potensial yang bisa diglobalisasikan.

    “Tahun lalu yang tidak (berkontribusi) itu di bawah 20 persen. Semua memang berkontribusi, cuma kalau tidak sangat signifikan, tidak kami undang lagi,” tandas dia.

    TAGS : Diaspora Indonesia Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57800/Kemristekdikti-Ogah-Biayai-Diaspora-Tak-Berkontribusi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePBB Meminta Lebih Banyak Bantuan untuk Pengungsi Venezuela
    Next Article Lima Bandara AP II Siap Sambut Kedatangan Jamaah Haji
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.